“Para pemain yang Anda latih sangat lapar. Biasanya mereka adalah pemain yang tersingkir oleh pemain-pemain yang berkarier di Eropa, di Serie A atau Bundesliga. Tapi ini kesempatan mereka. Jika dimaksimalkan, akan tercipta koneksi kuat antar pemain, suporter, dan turnamen,” terang Herdman.
Pria asal Inggris itu benar-benar tidak sabar menyambut ajang tersebut karena penasaran dengan rivalitas antarnegara ASEAN. Ia menilai persaingan di Piala AFF 2026 akan seperti derby antara Sunderland versus Newcastle United.
“Itulah yang paling saya nantikan tahun ini. Saya ingin sekali merasakan gairah Asia Tenggara. Saya berasal dari Newcastle, dan yang bisa saya bandingkan hanya derby Sunderland–Newcastle. Katanya, rivalitas di sini jauh lebih panas!” pungkas Herdman.
Bagi Herdman, Piala AFF 2026 akan menjadi turnamen keduanya bersama Timnas Indonesia. Sebelum itu, Skuad Garuda akan tampil lebih dulu dalam ajang FIFA Series di Jakarta pada Maret 2026.
(Wikanto Arungbudoyo)