Disanksi FIFA, Sumardji Pasrah Dilarang Dampingi Timnas Indonesia dalam 20 Laga

Andri Bagus Syaeful , Jurnalis
Kamis 05 Februari 2026 14:12 WIB
Ketua Badan Tim Nasional Sumardji disanksi larangan mendampingi Timnas Indonesia dalam 20 pertandingan (Foto: Okezone/Andika Rachmansyah)
Share :

JAKARTA – Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, dijatuhi sanksi berat oleh FIFA. Ia dilarang mendampingi Timnas Indonesia dalam 20 pertandingan serta denda 15 ribu Franc Swiss (setara Rp324 juta).

Sanksi itu dijatuhkan dari hasil keputusan Komite Disiplin (Komdis) FIFA pada 18 November 2025, Sumardji dianggap melanggar Pasal 14 ayat (1) huruf (l) Kode Disiplin FIFA. Sumardji dianggap melakukan penyerangan terhadap ofisial pertandingan.

1. Terima Sanksi

Sumardji mengatakan sanksi sudah dijatuhkan tentunya harus diterima. Apalagi, banding yang diajukan, ditolak mentah-mentah.

"Sudah diterima saja namanya sanksi," kata Sumardji kepada Okezone, Kamis (5/2/2026).

"Sudah banding, ditolak. Saya merasa aneh sekali. Kecuali berbuat kekerasan, saya cuma mau menghalangi saat mau dikasih kartu merah," sambung pria berkacamata itu.

Sanksi yang diterima Sumardji buntut keributan usai laga Timnas Indonesia melawan Timnas Irak yang berkesudahan dengan skor 0-1 dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Arab Saudi. Kekalahan itu menggagalkan Rizky Ridho dan kolega lolos ke Piala Dunia 2026.

"Termohon, Sumardji, dinyatakan terbukti melanggar Pasal 14 ayat (1) huruf (l) Kode Disiplin FIFA (FDC) karena melakukan penyerangan terhadap ofisial pertandingan sehubungan dengan laga Irak melawan Indonesia pada 11 Oktober 2025 dalam rangka Kualifikasi Piala Dunia 2026," tulis Komdis FIFA.

"Termohon dijatuhi sanksi larangan mendampingi tim selama dua puluh (20) pertandingan, yang pelaksanaannya dilakukan sesuai dengan Pasal 69 FDC," tambah keterangan itu.

 

2. Fakta Insiden

Dalam sanksi Komdis FIFA, ada tujuh fakta terkait insiden itu. Salah satunya, yakni Sumardji yang mendapatkan kartu merah dari wasit asal China, Ma Ning, usai laga.

"Setelah Pertandingan, laporan resmi pertandingan berikut diajukan oleh perangkat pertandingan: Laporan Wasit: Kartu merah untuk manajer tim Indonesia, Sumardji (setelah pertandingan berakhir), dengan alasan: perilaku kekerasan," tulis Komdis FIFA.

"Laporan Komisaris Pertandingan: Setelah pertandingan, dua pemain Indonesia (nomor punggung 19 dan 20) serta seorang ofisial tim Indonesia (Manajer Tim) dikeluarkan dari lapangan. Menurut laporan wasit, Manajer Tim dikeluarkan karena mendorong wasit secara ofensif dari belakang," lanjut keterangan itu.

"Termohon diwajibkan membayar denda sebesar CHF 15.000. Termohon diberikan batas waktu terakhir selama tiga puluh (30) hari sejak pemberitahuan putusan ini untuk melunasi denda tersebut,” tulis FIFA.

“Apabila hingga berakhirnya batas waktu terakhir tersebut Termohon tetap lalai atau tidak sepenuhnya mematuhi putusan ini, Komite Disiplin FIFA dapat menjatuhkan langkah-langkah tambahan," tutup Komdis FIFA.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya