Kisah Haru Maarten Paes, Tak Sangka Capai Mimpi Masa Kecil Main untuk Ajax Amsterdam

Cikal Bintang, Jurnalis
Selasa 03 Februari 2026 16:49 WIB
Kiper Ajax Amsterdam, Maarten Paes. (Foto: Instagram/afcajax)
Share :

AMSTERDAM – Kiper andalan Timnas Indonesia, Maarten Paes resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar Ajax Amsterdam pada bursa transfer musim dingin 2026. Hal itu seakan mengubah memori masa kecilnya yang dihiasi jersei kebesaran De Godenzonen –julukan Ajax– menjadi sebuah kenyataan.

Ya, Maarten Paes resmi bergabung dengan Ajax Amsterdam. Kiper Timnas Indonesia itu bergabung dengan De Godenzonen setelah berpisah dengan klub Amerika Serikat, FC Dallas.

1. Kepulangan Emosional ke Tanah Kelahiran

Di Ajax Amsterdam, Maarten mendapat kontrak cukup panjang hingga 2029. Walaupun tidak mendapat jaminan sebagai starter, Maarten tetap bangga kembali ke Eropa sebagai penggawa De Godenzonen.

"Ya, tentu saja. Saya menghabiskan empat setengah tahun yang sangat indah di Amerika. Saya belajar banyak sebagai pesepak bola, sebagai atlet, dan juga sebagai pribadi," kata Maarten dikutip dari laman resmi Ajax Amsterdam, Selasa (3/2/2026).

"Tapi ya, terutama di tahun terakhir ada beberapa hal pribadi yang terjadi, sehingga memang sudah waktunya untuk kembali. Untuk kembali ke Eropa. Dan saya rasa tidak ada klub yang lebih indah untuk kembali selain Ajax," tambahnya.

Maarten Paes. (Foto: Instagram/afcajax)

Maarten merasa, Ajax Amsterdam adalah klub yang istimewa untuknya. Meski sudah pernah bermain di Belanda sebelumnya, kiper berusia 27 tahun itu menganggap ada perbedaan besar yang ditawarkan oleh klub asal ibu kota tersebut.

2. Nostalgia Jersei Rafael Van Der Vaart

Menurut Maarten, klub ini membangkitkan memori masa kecilnya. Maarten kecil tumbuh bersama piyama serta jersei Ajax Amsterdam bertuliskan nama eks pemain Timnas Belanda, Rafael Van Der Vaart.

 

"Ya, sangat istimewa. Tentu saja sangat bangga, bisa bermain untuk logo ini, untuk klub ini, untuk kota ini. Jadi saya benar-benar sangat bangga dan ya, saya akan melakukan segalanya untuk membayar kembali seluruh kepercayaan yang saya terima di sini," sambung Maarten.

"Saya tahu mungkin terdengar agak, ya, klise untuk mengatakan soal mimpi masa kecil, piyama Ajax, dan sebagainya. Tapi ya, saya memang masuk ke dalam cerita itu. Saya sejak kecil adalah penggemar besar Ajax. Dan pertandingan pertama saya seumur hidup adalah Ajax melawan De Graafschap, skor 7-1. Saya membeli kaus Van der Vaart, tapi nama 'Van der Vaart' tidak muat, jadi harus ditulis 'V.d. Vaart'. Saya sekecil itu," tambahnya.

Maarten Paes. (Foto: Instagram/afcajax)

Maarten memang tidak mendapat jaminan tampil langsung sebagai penjaga gawang utama. Namun, Direktur Sepak Bola Ajax Amsterdam, Marijn Beuker, menaruh harapan tinggi pada sosok yang mempunyai darah Indonesia itu.

"Fokusnya adalah pada seorang penjaga gawang yang berpengalaman dan dapat diandalkan, dan Maarten lebih dari memenuhi kriteria tersebut. Dia juga seorang yang sangat rajin berlatih, pemain tim dengan mentalitas olahraga tingkat tinggi yang sangat cocok dengan tipe penjaga gawang yang kami cari," ujar Beuker.

"Dikombinasikan dengan penjaga gawang berbakat yang sudah kami miliki, ini memberikan fondasi yang solid untuk musim-musim mendatang," pungkasnya.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya