Kapten Timnas, Aditya, juga memastikan bahwa koordinasi taktik antara pemain dan pelatih sudah matang untuk menghadapi kejutan dari tim-tim Eropa. Kepercayaan diri tim ini memang memiliki dasar yang kuat.
Indonesia memiliki rekam jejak yang membanggakan, termasuk keberhasilan menempati peringkat 22 dunia pada Piala Dunia 2022 di Turki serta gelar juara pada Artalive Challenge Cup Malaysia 2023 lewat skuad U-23.
Permainan sepak bola amputasi sendiri terus berkembang di tanah air sejak PSAI dibentuk pada 2018. Olahraga yang melibatkan atlet dengan amputasi anggota tubuh ini dimainkan dengan format 7 vs 7 selama 50 menit.
Dengan persiapan matang dan dukungan dari KBRI serta diaspora di Jepang, skuad yang diperkuat oleh 11 pemain pilihan seperti Ajis Pirmansyah hingga Rahmad Yusuf ini siap mengukir sejarah baru di Tokyo.
(Rivan Nasri Rachman)