"Kita mesti lihat dari awal dulu, nanti kita ada AFF, kita ada Piala Asia, habis itu baru kita bicara Piala Dunia," tambahnya.
Keyakinan masyarakat ini memang didasari oleh profil Herdman yang mentereng di berbagai level kompetisi. Selain sukses di sepak bola pria, ia tercatat pernah membawa Timnas Putri Selandia Baru lolos ke Piala Dunia Wanita 2007 dan 2011, serta mengantar Timnas Putri Kanada meraih medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada 2012 dan 2016.
Penerapan standar tinggi dan mentalitas juara yang dimiliki Herdman diharapkan menjadi kunci utama kebangkitan Indonesia di kancah Asia. Dengan dukungan penuh dari suporter, kini beban berat sekaligus tantangan besar berada di pundak pelatih berusia 50 tahun tersebut.
(Rivan Nasri Rachman)