“Saat skandal drone menghantam di Paris musim panas lalu, Herdman adalah sosok yang tepat untuk disebut sebagai yang bersalah,” tulis Theglobandmail.com, medio Desember 2024.
"Dia mendapatkan semua kredit (atas prestasi Kanada), kenapa sekarang tidak menanggung semua kesalahan? Tipe orang yang percaya untuk melatih otak, ternyata bisa membuat dirinya melakukan mata-mata drone terhadap latihan sepak pojok tim lawan?" imbuh ulasan itu.
"Dia sekarang dikucilkan, dia tidak akan melatih di negara ini lagi,” tulis media tersebut.
Selain itu, Herdman pernah memaki dengan kata kasar jelang laga Timnas Kanada melawan Timnas Kroasia di Piala Dunia 2022. Umpatan itu kemudian berbalik jadi bulan-bulanan setelah The Canucks menderita kekalahan.
(Wikanto Arungbudoyo)