DELI SERDANG – Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 mendapat banyak pujian dari publik sepak bola Tanah Air, meskipun harus mengakui keunggulan Mali dengan skor 1-2 di laga pamungkas Piala Kemerdekaan 2025. Pertandingan itu berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Senin 18 Agustus 2025.
Ya, pujian diberikan mengingat laga melawan Mali U-17 merupakan satu-satunya kekalahan skuad Garuda Asia –julukan Timnas Indonesia U-17– dalam Piala Kemerdekaan 2025. Sebelumnya, mereka imbang 2-2 dengan Tajikistan dan menang 2-0 atas Uzbekistan.
Dengan mengunci dua kemenangan dan satu kekalahan itu, Timnas Indonesia U-17 pun harus puas menjadi runner-up Piala Kemerdekaan 2025.
Dalam unggahan di Instagram resmi Timnas Indonesia (@timnasindonesia), publik sepak bola Tanah Air membanjiri kolom komentar dengan apresiasi. Mereka menilai para pemain sudah bekerja keras, meskipun menelan kekalahan.
"Belajar lebih baik lagi skuad Garuda Muda," tulis akun @mayasari3965.
"Semangat terus," tulis akun @fun_girl073.
"Kerja yang bagus. Terus berbenah," tulis akun @amdrhd12.
"Pertahanan Timnas Indonesia U-17 layak diapresiasi, solid," tulis akun @estiwk14.
Sebagai informasi, Mali merupakan tim langganan Piala Dunia U-17 karena sudah tujuh kali ambil bagian dalam turnamen tersebut, yaitu pada 1997, 1999, 2001, 2015, 2017, 2023, dan 2025. Pada edisi 2023, mereka menempati posisi ketiga.
Sementara itu, Timnas Indonesia U-17 baru dua kali mendapatkan kesempatan tampil di Piala Dunia U-17, yakni pada 2023 dan 2025. Pada 2023, mereka mendapatkan keistimewaan sebagai tuan rumah.
Piala Kemerdekaan adalah rangkaian persiapan Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia 2025. Mereka tergabung di Grup H bersama Brasil, Honduras, dan Zambia dalam ajang yang akan digelar di Qatar pada 3 - 27 November 2025.
(Rivan Nasri Rachman)