Semenjak ditangani Patrick Kluivert, Pratama Arhan memang selalu dipanggil ke dalam skuad. Namun, ketika Patrick Kluivert mengerucutkan menjadi 23 pemain, Pratama Arhan tak pernah masuk ke dalamnya.
Alhasil, dalam empat laga yang dijalani Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert, Pratama Arhan hanya duduk manis di bangku cadangan. Secara kualitas, Pratama Arhan sejatinya memiliki kualitas untuk sekadar masuk 23 pemain.
Ia tidak kalah jika dibandingkan Yance Sayuri, pemain Malut United yang dimainkan Patrick Kluivert sebagai starter saat Timnas Indonesia kalah 0-6 dari Jepang. Karena itu, kesempatan bermain di Thailand wajib dimanfaatkan Pratama Arhan untuk meningkatkan kualitas olah bolanya.
Setelah tiga tahun merana di Jepang dan Korea Selatan, sekarang waktunya Pratama Arhan bangkit di Thailand. Jika kualitasnya meningkat, Pratama Arhan akan menjadi pemain andalan Bangkok United maupun Timnas Indonesia.
(Ramdani Bur)