Ternyata, ada dua keuntungan yang dimiliki China saat berganti venue ke Stadion Qingdao. Keuntungan pertama, CFA sengaja memilih Stadion Qingdao demi memudahkan para pemain beradaptasi dengan kondisi cuaca dan iklim usai bertandang ke markas Australia, di Adelaide pada matchday ketiga Grup C.
Karena pada 10 Oktober 2024, laga Australia vs China berpotensi memiliki cuaca yang sedang, maka CFA memilih kondisi yang sama. Setelah dipelajari, iklim dan cuaca di arena Stadion Qingdao nantinya tak jauh berbeda dengan Adelaide tempat laga Australia vs China.
"Dalam proses pemilihan stadion kandang, Asosiasi Sepak Bola China (CFA) menganut prinsip menciptakan kondisi terbaik bagi tim nasional untuk berpartisipasi, dan terutama mempertimbangkan faktor-faktor seperti kondisi iklim dan manfaat sosial," kata CFA di media sosial resmi mereka, Rabu (24/7/2024).
"Pertandingan tandang timnas melawan Australia akan digelar di Adelaide pada 10 Oktober, dan setelah kembali ke rumah, akan bermain melawan Indonesia di kandang sendiri pada 15 Oktober. Mengingat kondisi iklim, suhu di Adelaide pada bulan Oktober tergolong sedang, dan timnas merekomendasikan memilih kota dengan kondisi iklim yang relatif sama," tambah keterangan CFA.
China memang memiliki banyak opsi untuk menggelar pertandingan internasional. Sehingga negara tersebut tak memiliki satu stadion saja yang bisa dijadikan lokasi pertandingan besar seperti babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.