3. Alan Shearer
Tak ada yang meragukan kehebatan Shearer di mulut gawang. Sayangnya, ia justru gagal ketika beralih profesi menjadi pelatih. Dipercaya menyelamatkan Newcastle United dari jerat degradasi pada penghujung musim 2008-2009, pria asal Inggris itu justru mewujudkan mimpi buruk!
Kegagalan itu tampak membuat Shearer trauma. Ia lantas banting setir lagi menjadi pandit atau pengamat sepakbola. Kali ini, pilihannya tepat!
2. Thierry Henry
Nasib serupa dialami King Henry. Tidak ada yang meragukan kemampuannya dalam mengolah si kulit bundar dan mencetak gol. Namun, kariernya sebagai pelatih tidak secemerlang saat masih aktif bermain.
Karier kepelatihannya dimulai saat menangani AS Monaco pada Oktober 2018. Ia hanya bertahan di kursi pelatih hingga 24 Januari 2019. Klub bahkan dalam situasi agak kacau ketika ditinggal Henry!