“Dan akhirnya, komite eksekutif RFU sepakat bahwa opsi yang lebih layak adalah tetap bertahan di UEFA, sambil terus ‘memantau situasi’. Ketua RFU Alexander Dyukov juga mendukung keputusan ini,” sambung laporan tersebut.
Andai kabar itu benar, tentu saja batalnya RFU bergabung dengan AFC menguntungkan bagi tim-tim di Asia. Sementara itu, belum ada sinyal dari Eropa untuk kembali menerima Rusia, termasuk dalam dunia olahraga.
Perpindahan konfederasi itu bukan hal pertama di dunia sepakbola. Sebelumnya, sudah ada Israel pada 1990-an serta Australia (2006) yang berpindah konderasi sepakbola.
(Wikanto Arungbudoyo)