Dengan kombinasi 3 pemain ini, Timnas Indonesia diprediksi mampu meredam setiap serangan dari tim-tim kuat termasuk Jepang dan Korea Selatan sekalipun. Dengan pengalamannya, Jordi Amat yang akan menjadi leader di lini pertahanan.
(Jordi Amat bikin pertahanan Timnas Indonesia semakin rapat)
Di posisi fullback, Indonesia memiliki Sandy Walsh di kanan dan Shayne Pattynama di kiri. Keduanya adalah pemain yang memiliki atribut lengkap sebagai seorang fullback modern. Kemampuan bertahan yang baik serta bisa juga membantu penyerangan.
Kemudian di lini tengah, trio Marc Klok, Ivar Jenner, dan Marselino Ferdinan adalah opsi terbaik. Ketiganya memiliki gaya bermain berbeda yang saling melengkapi.
Marc Klok dengan daya jelajahnya yang sangat luas, Ivar Jenner dengan visi bermain yang sangat baik, serta Marselino Ferdinan dengan gaya permainan yang stylish. Dengan kombinasi tiga gelandang ini, Timnas Indonesia tentu memiliki variasi permainan yang sangat kaya. Gelandang SC Heerenveen, Thom Haye, juga bisa dimasukkan jika berhasil dinaturalisasi.
Terakhir di posisi penyerang ada nama Rafael Struick dan Ragnar Oratmangoen. Keduanya merupakan striker cepat dengan kemampuan menggiring bola dan daya jelajah yang tinggi. Karakteristik itu sangat sesuai dengan skema permainan Shin Tae-yong yang kerap mengandalkan counter pressing.
Dengan komposisi tersebut, Timnas Indonesia memiliki kekuatan yang sangat merata mulai dari sektor penjaga gawang, lini pertahanan, lini tengah, dan juga lini serang. Nantinya, Timnas Indonesia siap bersaing dengan tim-tim papan atas Asia atau mungkin dunia.
(Rivan Nasri Rachman)