MENGUAK perbedaan Liga Thailand dan Liga Indonesia akan diulas dalam artikel ini. Tidak dapat dipungkiri jika kualitas sepakbola Indonesia saat ini masih kalah dengan kualitas sepakbola di Thailand.
Hal ini terbukti dari berbagai kompetisi tingkat Asia Tenggara di mana Indonesia selalu kesulitan untuk meraih gelar juara dan mentok hanya sampai menjadi runner up. Sebaliknya, Thailand begitu superior di mana hampir setiap kompetisi Thailand selalu mencapai final dan hampir setiap final selalu mereka menangkan.
Perbedaan kualitas sepakbola Indonesia dan Thailand tentu tidak terlepas dari kualitas Liga itu sendiri. Hal itu bahkan pernah diungkap langsung oleh pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
"Mungkin dilihat saja bagaimana perbedaan kualitas Liga Thailand dan Liga Indonesia dengan pembangunan youth sistemnya seperti apa,” ujar Shin Tae-yong.
Lantas seperti apa sebenarnya Liga Thailand jika dibandingkan dengan Liga Indonesia? Berikut ulasannya.
Tingkat Persaingan
Hal pertama yang membedakan antara Liga Thailand dan Indonesia adalah tingkat persaingan di antara setiap klubnya. Di Indonesia, bisa dibilang persaingannya lebih ketat dibandingkan dengan Liga Thailand. Hal terbukti dari juara Liga Indonesia yang selalu berubah setiap musimnya.
Tercatat sejak era Liga 1 pada 2017, ada empat tim yang pernah menjadi juara, yakni Bhayangkara FC, Persija Jakarta, Bali United, dan terbaru PSM Makassar. Sebaliknya, Liga Thailand justru didominasi oleh Buriram United yang meraih 7 kali gelar juara dalam 10 tahun terakhir.
Track Record Pemain Lokal
Dari sisi pemain, kedua liga ini bisa dibilang hampir sama. Pasalnya, pemain lokal dari Liga Thailand dan Indonesia sama-sama masih kalah bersaing dengan pemain asing dari Eropa, Afrika, dan Amerika.
Namun yang lebih membedakan adalah beberapa pemain Indonesia yang sempat menjajal bermain di Liga Thailand beberapa kali masih kalah bersaing dengan pemain lokal di sana.