SEBANYAK 3 negara unggulan yang absen di Piala Asia 2023 akan diulas Okezone. Tim-tim ini disebut sebagai unggulan karena menempati posisi 25 besar Asia.
Untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia saja, tim-tim yang menempati 25 besar Asia langsung tampil di babak kedua. Hal itu berbeda dengan Timnas Indonesia yang menempati peringkat 28 Asia, yang mana harus berpeluh keringat lebih dulu sejak babak pertama.
Sekarang yang jadi pertanyaan, kok bisa negara-negara yang menempati posisi 25 Asia gagal merebut satu dari 24 slot yang disediakan di Piala Asia 2023?
Berikut 3 negara unggulan yang absen di Piala Asia 2023:
3. Turkmenistan (24 Asia)
Turkmenistan saat ini menempati peringkat 137 dunia atau posisi 24 Asia. Tim asal Asia Tengah ini gagal bersaing di babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023 yang berisikan Bangladesh, Bahrain dan tuan rumah Malaysia.
Turkmenistan hanya finis di posisi tiga Grup E Kualifikasi Piala Asia 2023 di bawah Bahrain dan Malaysia, sehingga gagal lolos ke putaran final. Turkmenistan tercatat hanya menang 2-1 atas Bangladesh, kemudian tumbang 1-3 dari Malaysia dan dipermalukan Bahrain 0-1.
2. Filipina (23 Asia)
Filipina menduduki peringkat 136 dunia atau peringkat 23 Asia. Sama seperti Turkmenistan, Filipina gagal bersaing di babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023.
Satu grup dengan tuan rumah Mongolia, Palestina dan Yaman, The Azkals –julukan Filipina– sejatinya mengoleksi empat angka dan finis sebagai runner-up Grup B. Namun, Filipina gagal merebut status lima runner-up terbaik yang merupakan syarat lolos Piala Asia 2023. Sebab, Filipina menempati posisi enam runner-up terbaik, alias di bawah standar yang ditentukan.
1. Korea Utara (22 Asia)
Di posisi puncak ada Korea Utara yang menduduki peringkat 115 dunia, atau posisi 22 Asia. Korea Utara tidak tampil karena enggan ambil bagian di Kualifikasi Piala Asia 2023.
Penyebabnya karena Covid-19 membuat Korea Utara memutuskan untuk vakum di seluruh aktivitas olahraga internasional termasuk sepakbola. Meski Covid-19 perlahan-lahan menghilang, Korea Utara belum lagi aktif di kancah persepakbolaan internasional.
(Ramdani Bur)