KISAH legenda Manchester United Mark Hughes, main 2 laga dalam sehari di 2 negara yang berbeda akan dibahas Okezone di sini. Mark Hughes merupakan penyerang asal Wales yang pernah membela sejumlah tim-tim top Eropa.
Namun, terdapat kisah menarik dari pemain yang pernah berkarier di Barcelona ini. Ya, dirinya pernah bermain di dua pertandingan dalam satu hari.
Hebatnya, Mark Hughes tampil di dua negara yang berbeda. Kala itu, Hughes merupakan pemain Barcelona yang tengah menjalani masa pinjaman di Bayern Munich.
Pada saat itu, Bayern Munich diketahui bakal melakoni laga replay DFB Pokal dengan bersua Borussia Monchengladbach. Namun, pada hari yang sama Timnas Wales juga dijadwalkan bermain kontra Cekoslowakia.
Pasalnya, laga Timnas Wales kontra Cekoslowakia merupakan partai hidup mati di kualifikasi Piala Eropa 1988. Melihat pertandingan penting itu, tentunya Timnas Wales sangat membutuhkan sosok Mark Hughes di lini depan mereka demi bisa lolos ke Piala Eropa 1988.
Ide gila pun keluar dari genera manajer Bayern Munich saat itu, Uli Hoeness. Uli Hoeness membiarkan Hughes bermain di kedua pertandingan tersebut.
Untuk laga Wales kontra Cekoslowakia akan dimulai pada pukul 01.00 waktu setempat. Sementara laga Bayern Munich vs Borussia Monchengladbach akan digelar pada pukul 07.00 waktu setempat.
Hoeness pun menyiapkan sebuah mobil di Praha yang akan mengantar Mark Hughes berangkat ke bandara dan terbang menggunakan jet pribadinya ke Munich. Setibanya di Munich, Hughes akan langsung ke Olympiastadion dengan dijemput oleh Hoeness.
Akan tetapi, Hughes gagal membawa Timnas Wales melaju ke Piala Eropa 2988. Hal itu menyusul kekalahan Wales dari Cekoslowakia dengan skor 2-0.
Namun, Mark Hughes tak boleh meratapi kesedihannya lantaran dirinya harus segera berangkat untuk membela Bayern Munich. Hughes pun hadir di Olympiastadion pada babak kedua.
Kisah tersebut pun sangat menarik perhatian banyak pihak. Bagaimana tidak, Hughes bermain untuk Timnas Wales di Praha 2 jam sebelum tampil bersama Bayern Munich di Jerman.
(Dimas Khaidar)