Selain itu, Erick Thohir menambahkan, langkah memimpin langsung kepanitiaan lokal bertujuan agar pihaknya bisa berkoordinasi langsung dengan INAFOC. Dengan harapan dapat membahas pembagian anggaran agar tidak tumpang tindih.
"Supaya kita semua tertib. Mana budget pemerintah dan budget sponsor, baik yang berasal dari sponsor FIFA maupun sponsor lokal. Semua budget itu tidak boleh tercampur. Hanya saja soal opening dan closing ceremony, kami sudah serahkan ke INAFOC,” jelas Erick Thohir.
Dalam hal ini, Erick menegaskan bahwa penggunaan dana untuk Piala Dunia U-20 2023 harus transparan demi menjaga kepercayaan. Terlebih, harus memenuhi standar ketentuan yang ada di FIFA bukan di Indonesia.
"Karena bagaimanapun untuk event-event yang dibuat FIFA pasti ada standarnya. Ingat ya, standar FIFA, bukan standar Indonesia sehingga harus kita ikuti. Ini adalah pintu kita untuk bisa ikut bidding Piala Dunia, maka kita harus memastikan semua berjalan dengan baik," pungkasnya.
Berikut susunan Panitia Lokal Piala Dunia U-20 2023:
Ketua/Project Leader: Erick Thohir
Vice Project Lead/Project Manager: Ratu Tisha
Sekretariat: Reynaldi Istanto
Finance & Administration: Ahmad Zulfikar
Operation: Ronny Suhatril
Safety & Security: Nugroho Setiawan
Service: Santiyani Lestari Nanieksoer
Volunteer Management: Ratih C Sari
Competition: Asep Saputra
Communication: Monika Desideria
Marketing & Commercial: Marsal Masit
(Hakiki Tertiari )