BARCELONA - Striker Barcelona, Robert Lewandowski yang awalnya tak bisa tampil di laga kontra Espanyol tiba-tiba diizinkan bermain karena sanksinya ditangguhkan. Kabar itu tentu menguntungkan Barcelona, namun sang pelatih, Xavi Hernandez ternyata tak terlalu senang dengan penangguhan sanski Lewandowski.
Sebab menurut Xavi penangguhan yang dilakukan mendadakan seperti itu justru merugikan Espanyol. Bagi Xavi, itu benar-benar tidak adil meki Barcelona yang mendapatkan keuntungan.
Seperti yang diketahui, Barcelona bakal menghadapi Espanyol di pekan ke-15 Liga Spanyol 2022-2023. Laga yang akan dihelat di Camp Nou, Barcelona, itu berlangsung Sabtu (31/12/2022) 20.00 WIB.
Sebelumnya, Barcelona terancam tanpa diperkuat Lewandowski. Sebab pemain asal Polandia itu diganjar kartu merah di laga sebelumnya, yakni saat menang 2-1 atas Osasuna pada 9 November 2022 silam.
Namun Barcelona mendapat kabar bahwa Lewandowski diperbolehkan tampil jelang pertandingan melawan Espanyol itu. Ya, penangguhan Lewandowski ditangguhkan oleh Komite Wasit RFEF (federasi sepak bola Spanyol).
“Kami sedang menyelesaikan sesi latihan. Kami telah mencoba opsi yang berbeda minggu ini, mengingat Robert tidak tersedia. Tapi pada akhirnya, kabar fantastis, bahwa kita bisa mendapatkan Robert,” kata Xavi dilansir Barca Blaugranes, Sabtu (31/12/2022).
Menurut Xavi, penangguhan tersebut tidak adil dan merugikan kubu Espanyol. Dirinya juga mengaku bingung dengan ketersediaan Lewandowski di laga selanjutnya
“Ini bukan situasi terbaik untuk diketahui sehari sebelumnya. Dia senang, dia terkejut, tetapi saya telah mengatakannya berkali-kali bahwa itu adalah penangguhan yang tidak adil,” ujarnya.
“Mereka memberi tahu kami bahwa dalam dua sampai tiga hari komite wasit juga dapat bereaksi terhadap penangguhan tersebut. Kami tidak benar-benar tahu kapan Robert tersedia atau tidak,” ucap Xavi.
“Saya senang memilikinya di skuat tetapi organisasinya belum bagus. Kami tahu besok dia bisa bermain tetapi kami tidak benar-benar tahu setelah itu,” tutup pelatih asal Spanyol tersebut.
(Rivan Nasri Rachman)