Kiprah Shin Tae-yong tak berhenti setelah ia menjadi pesepakbola saja. Bahkan julukan Si Rubah masih melekat kepada dirinya setelah menjadi pelatih sepakbola. Sebelum menjadi pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sudah memiliki segudang prestasi.
Tiga tahun setelah pensiun sebagai pesepakbola, tepatnya tahun 2008, Shin Tae-yong mengarsiteki Seongnam FC. Satu tahun berada di bawah asuhan Shin Tae-yong, Seongnam FC berhasil menjadi runner up Liga Korea Selatan.
Shin Tae-yong juga mengantarkan klub asal Korea Selatan itu meraih juara Liga Champions Asia 2010. Setelahnya, Shin Tae-yong menjadi asisten pelatih Timnas Korea Selatan, kemudian diangkat menjadi pelatih Timnas Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 hingga memulangkan juara bertahan Jerman di fase grup.
(Reinaldy Darius)