Lebih lanjut, Vinicius menilai bahwa Ancelotti sangat apik dalam menangani anak buahnya. Hal itu menjadi salah satu faktor yang membuat dirinya berkembang bersama Los Blancos –julukan Madrid.
Menurutnya, pelatih dengan gelar Liga Champions terbanyak itu memiliki kemampuan yang mirip dengan Tite. Alhasil, dia tak kesulitan beradaptasi dengan permainan Brasil.
“Dia bagus tidak hanya dalam aspek teknis permainan, tapi juga bagaimana dia menangani para pemainnya. Saya banyak berkembang dan Ancelotti membantu saya dalam hal itu. Dia dan Tite sangat mirip dan mereka banyak berkomunikasi satu sama lain,” jelas pemain berpostur 176 cm itu.
Vinicius memang berkembang menjadi pemain kunci di Real Madrid setelah ditangani Ancelotti mulai musim 2021-2022. Dia berhasil mencatatkan 32 gol dan 25 assist dari 73 pertandingan di semua kompetisi serta sukses merengkuh gelar juara Liga Champions dan Liga Spanyol 2021-2022.
Padahal, ketika dilatih oleh Zinedine Zidane, kemampuannya sempat diragukan. Sebab, dia hanya mampu menyumbang 11 gol dan 11 assist dari 90 pertandingan di semua kompetisi sejak musim 2018-2019 hingga 2020-2021.
Sekarang, tugas Vinicius selanjutnya adalah membuktikan diri bisa mempersembahkan gelar untuk Brasil di Piala Dunia 2022. Perjalanannya bersama Canarinha berlanjut dalam babak perempatfinal kontra Kroasia.
Laga itu akan bergulir pada Jumat 9 Desember 2022 pukul 22.00 WIB. Brasil akan beradu kekuatan dengan Kroasia di Education City Stadium, Al Rayyan, Qatar.
(Djanti Virantika)