Dengan demikian FIFA mempertimbangkan kebijakan baru, yakni melakukan adu penalti pra-pertandingan. Jadi, sebelum bertanding, kedua tim lebih dulu akan bertarung di babak adu penalti untuk bisa meraih poin tambahan.
Hal ini cukup unik, karena banyak yang bertanya-tanya apakah kebijakan tersebut akan berpengaruh pada liga sepak bola di seluruh dunia. Namun, yang pasti FIFA melalui Kepala Pengembangan Teknis mereka, Marco van Basten menyebut bahwa pihaknya sudah lama ingin melakukan adu penalti sebelum laga tersebut.
"Adu penalti memang bisa menjadi pilihan untuk turnamen dengan grup tiga di mana Anda bermain melawan dua lawan," kata Van Basten kepada outlet Jerman Sport Bild dikutip dari Daily Mail, Rabu (7/12/2022).
Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen Piala Dunia terbesar sepanjang sejarah. Meski kebijakan tersebut telah bulat, kabarnya format grup empat tim dilaporkan belum sepenuhnya dihapuskan.
Demikian pembahasan mengenai FIFA pertimbangkan gelar adu penalti sejak fase grup di Piala Dunia 2026.
(Rivan Nasri Rachman)