“Kita menyiapkan lagu-lagu daerah dari Jawa Barat, kemudian lagu nasional tentang Indonesia, lagu Qatar, serta lagu internasional,” tutur Taufik Hidayat Udjo, pimpinan Saung Angklung Udjo kepada Media Portal Indonesia di Qatar, Sabtu (19/11/2022).
“Bahkan, lagu sepak bola (Piala Dunia) kita bawakan juga. Salah satunya Hayya, Hayya. Mereka (para pemain) cukup beberapa kali dengar langsung bisa,” ujarnya.
Anak kesembilan dari Udjo Ngalagena, pendiri Saung Angklung Udjo, ini bersyukur bisa diundang dalam pagelaran Piala Dunia 2022 di Qatar.
“Tentu, saya sangat bangga bisa ikut berpartisipasi untuk dunia sepak bola melalui budaya. Ini akan berdampak pada pariwisata Indonesia. Apalagi di sini banyak sekali penonton dari berbagai negara,” katanya.
“Sehingga ini akan membuat Indonesia lebih dikenal, meskipun bukan dalam hal sepak bola, melainkan lewat budaya,” ucapnya.
Untuk menggelar konser di Qatar, Saung Angklung Udjo hanya membawa 12 personelnya. Meski begitu, jumlah sedikit ini tetap mampu menggaungkan kesenian Indonesia di dunia internasional.
“Selain dibatasi juga orang yang masuk Qatar saat ini, kami juga banyak kegiatan lain di Indonesia. Seperti belum lama ini kami pecahkan rekor angklung di Jember. Karena kebetulan tanggal 16 November itu sebagai disahkannya angklung sebagai warisan budaya khas Indonesia,” tutup Taufik Hidayat Udjo.
(Dimas Khaidar)