"Dia memiliki beberapa dribel yang bagus, mungkin sudah menjadi momen penalti, tetapi pada akhirnya, dia terus melaju. Umpan bagus dari Christian Eriksen, build-up hebat dari seluruh tim, karena itu benar-benar tersusun, bagaimana kami memainkannya. Tapi assist dan penyelesaian dari Garnacho benar-benar brilian," jelasnya.
Musim ini, Garnacho sudah mencetak tiga gol dan tiga assist dengan 11 penampial di semua kompetisi. Namun penampilan apiknya tak berhasil membawanya ke Piala Dunia 2022 bersama Tim nasional (Timnas) Argentina.
Selain itu, Garnacho menjadi pencetak gol kemenangan termuda kedua di menit akhir dalam pertandingan Liga Inggris dengan 18 tahun 135 hari. Sedangkan rekor masih dipegang oleh Federico Macheda pada 2009, ketika usianya 17 tahun 226 hari.
(Djanti Virantika)