SEBANYAK 4 skandal wasit terbesar dan paling fatal dalam sejarah Piala Dunia akan diulas dalam artikel ini. Salah satu di antaranya sangat dikenang sepanjang masa.
Seperti diketahui, wasit merupakan pengadil di lapangan. Setiap keputusan wasit, tak bisa terbantahkan.
Terlepas keputusan itu merugikan atau menguntungkan bagi suatu tim. Karena itu, wasit merupakan sosok vital di lapangan.
Namun ternyata dalam sejarah Piala Dunia, wasit yang memimpin pertandingan, sempat membuat keputusan paling fatal, hingga dikenang sepanjang masa! Lantas, apa saja skandal yang dibuat wasit itu?
Berikut 4 skandal wasit terbesar dan paling fatal dalam sejarah Piala Dunia:
4. Pedro Proenca (Meksiko vs Belanda di Piala Dunia 2010)
Di Piala Dunia 2014 ada satu momen yang cukup merugikan Meksiko saat bersua Belanda di babak 16 besar. Gol Arjen Robben di saat injury time, membuat Belanda berhasil lolos ke perempatfinal usai menang dengan skor 2-1.
Namun, di balik gol penalti tersebut terdapat kejadian yang merugikan Meksiko. Di mana Arjen Robben diduga melakukan diving, tapi wasit Pedro Proenca melihatnya sebagai pelanggaran. Alhasil, Arjen Robben yang jadi eksekutor mampu mencetak gol dan membuat Meksiko gigit jari gagal lolos ke babak selanjutnya.
3. Gottfried Dienst (Inggris vs Jerman Barat di Piala Dunia 1966)
Gottfried Dienst jadi salah satu wasit yang dianggap mengambil keputusan fatal dalam sejarah Piala Dunia. Ketika itu, Inggris vs Jerman Barat di final Piala Dunia 1966.
Laga sempat imbang 2-2 dan masuk babak perpanjangan waktu. Inggris pun mencetak dua gol di babak tambahan.
Geoff Hurst menjadi pahlawan kemenangan Inggris. Namun, salah satu gol Hurst cukup kontroversial. Sebab, tendangannya yang menghantam mistar gawang terlihat belum melewati garis gawang tim Jerman.
Namun, wasit asal Swiss itu memutuskan bahwa gol itu adalah sah. Hal itu jadi salah satu memori buruk Jerman Barat sepanjang Piala Dunia.
2. Byron Moreno (Italia vs Korea Selatan di Piala Dunia 2002)
Gagal Italia lolos ke perempatfinal Piala Dunia 2002 jadi luka yang mendalam bagi publik Gli Azzurri. Bagaimana tidak, ketika itu Byron Moreno wasit yang memimpin jalannya pertandingan dianggap berat sebelah hingga dianggap menguntungkan Korea Selatan, yang bertindak sebagai tuan rumah.
Wasit asal Ekuador itu memberikan kartu merah buat Francesco Totti. Saat itu, legenda AS Roma tersebut dianggap diving, setelah dijegal pemain Korea Selatan.
Bukan hanya itu, Byron Moreno dituding sebagai kegagalan utama Italia gugur di 16 besar Piala Dunia 2002. Ia diangap jadi biang kelahan Italia 1-2 dari Korea Selatan, setelah gol Ahn Jung-hwan mencetak gol di babak injury time.
1. Ali Bin Nasser (Argentina vs Inggris di Piala Dunia 1986)
Di urutan pertama wasit yang terlibat skandal dan membuat keputusan paling fatal dalam sejarah Piala Dunia adalah Ali Bin Nasser. Keputusan wasit asal Tunisia itu pastinya akan dikenang sepanjang masa.
Bagaimana tidak, Ali Bin Nasser jelas-jelas menganggap gol tangan ‘Tuhan’ Diego Maradona di Piala Dunia 1986 adalah gol yang sah. Padahal, bintang Argentina itu jelas-jelas menyentuh bola dengan tangan hingga masuk ke dalam gawang Inggris.
Momen itu pun akan jadi satu kisah yang tak pernah usai sepanjang sejarah. Apalagi, gol ajaib tangan Tuhan milik Diego Maradona terpilih sebagai keputusan wasit paling buruk dalam sejarah Piala Dunia.
(Hakiki Tertiari )