SEBANYAK 5 gelaran Piala Dunia dengan biaya termahal sepanjang sejarah akan anda ketahui dalam artikel Okezone ini. Sejak pertama kali dilaksanakan pada 1930, ajang Piala Dunia terus mengalami peningkatan hingga saat ini.
Salah satu yang disoroti adalah negara-negara yang berkesempatan menjadi tuan rumah ajang sepakbola paling bergengsi ini. Pasalnya, demi menunjang kompetisi ini para tuan rumah harus melakukan persiapan yang matang.
Karena itulah, tak sedikit tuan rumah yang menggelontorkan dana besar demi Piala Dunia. Lantas, siapa saja tuan rumah piala dunia yang menggelontorkan biaya paling banyak sepanjang sejarah?
Berikut 5 gelaran Piala Dunia dengan biaya termahal sepanjang sejarah
5. Piala Dunia 2006 - Jerman (4,5 miliar euro Rp69 triliun)
Edisi Piala Dunia 2006 merupakan perhelatan Piala Dunia kedua yang dilangsukan di Jerman. Negara ini sebenarnya telah memiliki dua stadion terbaik kelas dunia, namun tetap saja Piala Dunia 2006 memakan dana kurang lebih 4,5 miliar euro atau sekitar Rp69 triliun.
Meski demikian, Jerman menuai banyak pujian karena kesuksesannya dalam menyelenggarakan Piala Dunia 2006.
4. Piala Dunia 2002 - Korea Selatan dan Jepang (7,3 miliar euro atau Rp113 triliun)
Untuk pertama kalinya Piala Dunia berlangsung di benua Asia. Dua negara yang beruntung menjadi tuan rumah Piala Dunia 2002 adalah Jepang dan Korea Selatan.
Kabarnya, dua negara ini menghabiskan 7,3 miliar euro atau sekitar Rp113 triliun. Dana sebanyak itu digelontorkan untuk merenovasi infrastruktur olahraga.
3. Piala Dunia 2018 - Rusia (12 miliar euro atau Rp186 triliun)
Putaran Piala Dunia 2018 di Rusia begitu menarik perhatian. Bukan karena negara-negara yang akan saling berebut trofi, namun juga karena kompetisi ini sempat mendapat ancaman dari teroris ISIS.
Terlepas dari itu, Rusia telah menggelontorkan dana yang fantastis demi pelaksanaan Piala Dunia 2018. Negara ini menghabiskan 12 miliar euro atau sekitar Rp186 triliun untuk membangun stadion dengan teknologi tinggi dan juga mengimpor rumput dari negara lain.
2. Piala Dunia 2014 - Brasil (15,6 miliar euro atau Rp242 triliun)
Pada edisi Piala Dunia 2014, FIFA memperkenalkan teknologi garis gawang dan tes anti-doping. Karena inilah Piala Dunia 2014 di Brasil dianggap sebagai pionir dari penggunaan teknologi di Piala Dunia.
Untuk ini semua, Brasil telah berinvestasi sebesar 15,6 miliar euro atau sekitar Rp242 triliun.
1. Piala Dunia 2022 - Qatar (229 miliar euro atau Rp3.550 triliun)
Meski belum dilaksanakan, ajang Piala Dunia 2022 Qatar yang tinggal menghitung hari ini merupakan Piala Dunia dengan biaya termahal sepanjang sejarah.
Dana yang dikeluarkan oleh negara yang terletak di Timur Tengah ini mencapai 229 miliar euro atau sekitar Rp3.550 triliun. Gelontoran dana yang sangat fantastis itu digunakan untuk keperluan stadion, hotel, dan fasilitas lainnya.
(Dimas Khaidar)