6 kemenangan paling jauh dan telak dalam sejarah Piala Dunia akan dibahas Okezone di artikel ini. Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Qatar pada 20 November sampai 18 Desember 2022 akan menjadi turnamen sepakbola yang ditunggu-tunggu di tahun ini.
Sebab memang Piala Dunia kerap menyajikan laga-laga yang menarik lantaran negara-negara dari berbagai belahan dunia bersaing untuk menjadi yang terbaik di turnamen tersebut. Keinginan tampil maksimal membuat beberapa tim mampu bermain sangat baik hingga membuat lawannya babak belur.
Tercatat ada sejumlah laga yang memperlihatkan kemenangan-kemenangan telak dan dengan skor yang amat jauh. Biasanya hal itu terjadi ketika tim-tim besar berjumpa lawan dari tim kecil di Piala Dunia. Lantas laga apa saja yang memperlihatkan kemenangan besar itu?
Berikut 6 Kemenangan Paling Jauh dan Telak dalam Sejarah Piala Dunia:
6. Uruguay vs Bolivia (Piala Dunia 1950)
Setelah Piala Dunia 1938, turnamen tersebut berhenti sejenak karena perang dunia kedua pecah. Setelah perang dunia kedua berakhir, FIFA kembali menggelar Piala Dunia 1950 di Brasil.
Pada ajang tersebut, terdapat laga di mana Uruguay menang 8-0 atas Bolivia. Kemenangan telak itu tercipta di laga penyisihan grup.
Menariknya, Uruguay pun keluar sebagai juara usai menjadi yang terbaik di grup final Piala Dunia 1950. Pada edisi tersebut memang tidak ada laga final yang dimainkan, pemenang berdasarkan pertarungan fase grup yang berisikan juara grup saat babak penyisihan.
5. Swedia 8-0 Kuba (Piala Dunia 1938)
Piala Dunia 1938 yang berlangsung di Prancis merupakan edisi ketiga dari turnamen empat tahunan tersebut. Kala itu, belum dianut sistem penyisihan grup seperti sekarang ini. Jadi, 15 tim (awalnya 16 tim, tapi Austria mundur) pun langsung bermain di sistem gugur.
Swedia dan Kuba pun berjumpa di babak perempatfinal. Pada pertemuan itu, Swedia secara luar biasa menang 8-0 atas wakil dari CONCACAF tersebut. Dua pemain Swedia, Harry Emanuel dan Gustav Wetterstrom tampil paling menggila karena sama-sama mencetak hattrick di laga tersebut.
4. Jerman 8-0 Arab Saudi (Piala Dunia 2002)
Masih dengan kemenangan 8-0, kali ini tercipta antara Jerman melawan Arab Saudi di Piala Dunia 2002. Dalam Piala Dunia yang pertama kali digelar di Asia, tepatnya di Jepang dan Korea Selatan itu, Jerman dan Arab Saudi tergabung di Grup E.
Pada momen itulah, Jerman menang telak atas wakil Asia tersebut. Kemenangan telak Jerman pun tak terlepas dari penampilan apik striker mereka kala itu, yakni Miroslav Klose yang mencetak hattrick di laga tersebut.
3. Yugoslavia 9-0 Zaire (Piala Dunia 1974)
Yugoslavia mampu lolos dari Grup 2 pada Piala Dunia 1974 berkat Zaire. Sebab kemenangan 9-0 atas tim yang kini bernama Kongo itu membuat Yugoslavia unggul selisih gol dari tim-tim lainnya yang berada di Grup 2, yakni Skotlandia dan Brasil.
2. Hungaria 9-0 Korea Selatan (Piala Dunia 1954)
Sebelum Arab Saudi yang jadi bulan-bulanan tim Eropa di Piala Dunia, Korea Selatan sudah lebih dulu terbantai di edisi 1954. Tidak main-main, Korea Selatan terbantai 0-9 oleh Hungaria.
Pada Piala Dunia 1954 di Swiss itu berlangsung, Hungaria memang kandidat kuat juara karena diperkuat generasi emas. Namun, nyatanya Hungaria hanya bisa menjadi runner-up usai kalah 2-3 dari Jerman Barat di partai final.
1. Hungaria 10-1 El Salvador (Piala Dunia 1982)
El Salvador pernah dua kali mengikuti ajang Piala Dunia, namun pada edisi terakhir mungkin menjadi hal yang ingin dilupakan oleh negara tersebut. Pasalnya di Piala Dunia 1982 yang diikuti El Salvador, negara tersebut meraih hasil yang amat buruk.
Negara dari Zona CONCACAF pulang dari Spanyol dengan tanpa membawa pulang poin sama sekali. Bahkan mereka dibobol 13 kali. Mereka yang tergabung satu grup dengan Hungaria, Belgia, Argentina benar-benar tak berdaya. Bahkan kekalahan 1-10 dari Hungaria menjadi kekalahan terbesar dalam sejarah Piala Dunia.
(Rivan Nasri Rachman)