DUA mantan pemain Juventus, Alessandro Del Piero dan Fabrizio Ravanelli mengamuk setelah eks timnya kalah 3-4 dari Benfica, sehingga gagal lolos ke 16 besar Liga Champions 2023-2023. Amukan Del Piero dan Ravanelli apakah pertanda pelatih Juventus saat ini, Massimiliano Allegri, bakal dipecat dalam waktu dekat?
Dini hari tadi, Juventus bermain di Estadio da Luz, Portugal dalam lanjutan matchday kelima Grup H Liga Champions 2022-2023. Bianconeri kewalahan sejak awal pertandingan.
Juventus sempat memperlihatkan perlawanan sengit, namun Benfica berhasil mengunci kemenangan. Empat gol untuk As Aguias -julukan Benfica- dilesatkan Antonio Silva (17’), Joao Mario (28’ (P)), dan Rafa Silva (35’, 50’). Sementara itu, tiga gol Bianconeri tercipta lewat Moise Kean (21’), Arkadiusz Milik (77’), dan Weston McKennie (79’).
Selepas pertandingan, Del Piero mengatakan Juventus sejatinya memiliki harapan pada 20 menit akhir pertandingan. Namun, perasaan buruk karena sempat tertinggal 1-4 membuat Bianconeri kesulitan membalikkan keadaan.
“Pada 20 menit terakhir memberi sejumput harapan untuk masa depan, karena kami melihat gol, keinginan untuk bertarung, begitu banyak hal bagus. Tapi, secara umum Juventus tampik buruk karena babak pertama didominasi oleh Benfica,” kata Del Piero disadur dari laman resmi Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA), Rabu (26/10/2022).
Hal senada juga disampaikan Ravanelli. Eks penyerang Juventus era 1992-1996 itu mengatakan tim besutan Massimiliano Allegri tidak bermain selama 70 menit. Namun, masuknya para pemain muda berhasil mengubah keadaan pada 20 menit terakhir.
“Juventus tidak bermain selama 70 menit dan membuat begitu banyak kesalahan di pertahanan, sesuatu yang sangat tidak biasa bagi Bianconeri,” ujar Ravanelli.
“Di 20 menit terakhir Allegri memasukkan pemain muda yang bermain dengan hati dan determinasi dan mereka mengubah strategi pertandingan sepenuhnya. Hati dan tekad selalu bisa membuat perbedaan dalam sepak bola,” lanjut pemain yang membantu Juventus juara Liga Champions 1995-1996 ini.
Juventus sekarang tinggal berharap dapat finis di posisi tiga, demi melanjutkan kiprah di Liga Eropa 2022-2023. Hasil buruk di Liga Champions 2022-2023 linear dengan performa Juventus di Liga Italia 2022-2023.
Hingga pekan ke-11, Juventus tertahan di posisi delapan dengan 19 angka, terpaut 10 poin dari Napoli di puncak klasemen. Alhasil di media sosial, ramai desakan kepada presiden Juventus Andrea Agnelli untuk memecat Massimiliano Allegri.
(Ramdani Bur)