Meski Diterpa Tragedi Stadion Kanjuruhan, Peserta Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 Bertekad Lanjutkan Pertandingan

Dimas Khaidar, Jurnalis
Selasa 04 Oktober 2022 17:31 WIB
Meski diterpa Tragedi Stadion Kanjuruhan, peserta Kualifikasi Piala Asia U-17 bertekad lanjutkan pertandingan (Foto: PSSI)
Share :

MESKI diterpa tragedi Stadion Kanjuruhan, peserta Kualfikiasi Piala Asia U-17 2023 bertekad lanjutkan pertandingan akan dibahas pada artikel ini. Tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang Sabtu 1 Oktober 2022 tidak membuat tim-tim yang berlaga di babak Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 takut berada di Indonesia.

Seperti diketahui, dunia sepak bola Indonesia saat ini tengah terluka begitu dalam pasca tragedi Stadion Kanjuruhan. Tragedi yang terjadi pasca Arema FC menelan kekalahan dari Persebaya Surabaya dengan skor 2-3.

Pendukung tuan rumah yang kecewa masuk ke lapangan dan membuat pihak keamanan melepaskan tembakan gas air mata. Bukan cuma ke lapangan, gas tersebut juga ditembakkan ke tribun.

Akibatnya, puluhan ribu suporter di stadion panik dan berusaha mencari jalan keluar lantaran mereka kesulitan untuk bernapas. Akan tetapi, akses keluar terbatas sehingga membuat banyak dari mereka terhimpit dan terinjak-injak sehingga korban pun berjatuhan.

BACA JUGA:Profil Nugroho Setiawan Pemilik Lisensi FIFA Security Officer   

Namun, tim-tim yang saat ini sedang menjalani pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 di Indonesia memiliki tekad untuk melanjutkan pertandingan. Sekadar menginformasikan, Timnas Indonesia U-17 menjadi tuan rumah babak kualifikasi Grup B Piala Asia U-17 2023 dan berpusat di Stadion Pakansari, Bogor.

Pelatih Timnas Paletina U-17, Loay AlSalhe pun mengatakan tidak takut dan bertekad melanjutkan pertandingan sisa. Hal tersebut ia rasakan lantaran PSSI sangat memerhatikan keamanan dan semua kebutuhah timnya.

"Kami tidak takut dan bertekad melanjutkan pertandingan-pertandingan kami. PSSI sangat memerhatikan keamanan dan semua kebutuhan kami," kata pelatih Timnas Palestina U-17 Loay AlSalhe dikutip via Antara.

Lebih lanjut, Loay AlSalhe menegaskan bahwa skuadnya merasa aman beraktivitas di Indonesia. Apalagi, orang-orang Indonesia dinilainya ramah dan mencintai rakyat Palestina.

"Kalau perlu, kami tinggal sebulan di sini," kata Loay separuh bercanda.

Perasaan nyaman di Indonesia juga diutarakan pelatih Timnas UEA U-17 Alberto Gonzalez. Menurut Alberto Gonzalez, PSSI sudah menyiapkan penyelenggaraan Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 dengan baik.

"Kami sangat bahagia di sini. Orang-orang Indonesia baik dan ramah," tutur Alberto Gonzalez.

Menurut dia, pasca menyebarnya kabar kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, tim pelatih dan ofisial skuad U-17 UEA selalu berupaya menciptakan atmosfer positif di tengah para pemainnya. Mereka tidak membahas soal ketakutan, kekhawatiran di dalam tim, hal tersebut dikarenakan Alberto Gonzalez mau anak-anak asuhnya fokus sepenuhnya ke pertandingan.

"Kami hanya berbagi soal sepak bola dan kompetisi ini kepada pemain. Kami percaya peristiwa yang terjadi di Indonesia juga bisa terjadi di tempat lain. Kami sangat berduka. Namun, UEA tetap akan melanjutkan pertandingan dengan mentalitas yang sama dengan sebelumnya," ujar Alberto Gonzalez.

(Dimas Khaidar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya