Webinar Partai Perindo: PSSI Pakai Lima Pilar Ini untuk Bangun Sepakbola Indonesia Jadi Lebih Baik

Andika Pratama, Jurnalis
Jum'at 26 Agustus 2022 19:26 WIB
PSSI akan pakai lima pilar ini untuk membangun sepakbola Indonesia sehingga jadi lebih baik di masa depan (Foto: MNC Media)
Share :

JAKARTA – Sepakbola Indonesia sedang dibangun agar menjadi lebih baik di masa depan. PSSI akan memakai lima pilar ini untuk melakukannya.

"Ada lima (pilar) yang harus diperbaiki untuk sepak bola Indonesia agar jauh lebih baik," kata Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri ketika hadir sebagai narasumber di Webinar Partai Perindo bertajuk ‘Belajar dari Sukses Timnas U-16, Kita Bangun Tim Sepakbola yang Hebat’ digelar Jumat (26/8/2022).

Pertama, kata Indra, pengembangan infrastruktur. Saat ini, keberadaan lapangan untuk bermain sepakbola di Tanah Air masih minim. Meski jumlah stadion di Indonesia sudah banyak, perlu lapangan terbuka atau lapangan latihan sepakbola untuk dibangun oleh pemerintah.

"Enggak mungkin PSSI (yang membangun lapangan), jadi kita bersyukur ada Inpres dan hubungan yang baik antara PSSI dan pemerintah sekarang, yang harmonis untuk bersinergi di bidang infrastruktur," ungkapnya.

Kedua, pengembangan kurikulum Filanesia yang merupakan singkatan dari filosofi sepakbola Indonesia. Menurutnya, kurikulum yang lahir empat tahun silam itu harus di-upgrade dengan yang baru.

Untuk itu, bulan depan, PSSI berencana mengundang berbagai pakar, mantan pemain, pelatih, wartawan senior, serta Kemenpora untuk membahas kurikulum Filanesia tersebut.

"Kurikulum sepakbola untuk suatu negara harus lahir dari banyak pendapat dan ide, tidak bisa lahir dari dua tiga orang. Saya minta support dari Kemenpora, kita akan upgrade Filanesia. Kita susun programnya dan Insyallah bulan September ini kita akan lakukan," imbuh Indra Sjafri.

Ketiga, pengembangan pelatih. Pasalnya, jumlah pelatih di Indonesia sangat minim cuma 6.000 orang, sedangkan di Jepang mencapai sebanyak 70 ribu pelatih.

"Jepang pelatih profesional atau A Pro-nya lebih dari 1.000, kita baru 21 orang. Itu yang harus diperbaiki," ujarnya.

Keempat, lanjut Indra, melakukan pengembangan pemain. Hal ini dilakukan setelah adanya pengembangan infrastruktur, kurikulum, dan pelatih.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya