"Sekarang, timnas senior kita masih diajari hal-hal seperti itu, hal-hal seperti itu sudah selesai di tingkat akademi dan klub mereka masing-masing," tambah Effendi.
Soal pelatih, kata Effendi, Indonesia memang krisis pelatih. Pelatih, yang memiliki lisensi A PSSI Diploma di Indonesia, sangat kurang. Itu tidak sebanding dengan negara-negara di Eropa yang sudah banyak memiliki lisensi A Pro.
"Kita masih kurang bangat apalagi A diploma. A diploma itu cuma hitungan cuma puluhan orang. (Pelatih) di negara-negara luar sudah lisensi A Pro, sementara kita sangat kurang sekali untuk pelatih lisensi A Pro," pungkas Effendi.
(Andika Pratama)