Lebih lanjut, Bima Sakti juga sudah mengantongi satu pemain Singapura, yang paling berbahaya. Bima Sakti mengatakan bahwa penyerang Singapura bernomor 9, yakni Muhammad Qaisy berpotensi menjadi ancaman berbahaya bagi timnya.
“Dia (Muahmmad Qaisy, red) akan kami jaga untuk antispasi,” imbuhnya.
Timnas Indonesia U-16 tentu pantang meremehkan Singapura. Terlebih lagi, Singapura tengah berambisi bangkit usai digulung 1-5 oleh Timnas Vietnam U-16 di partai pembuka Grup A Piala AFF U-16 2022.
(Hakiki Tertiari )