PENYEBAB media Vietnam, Dantri, memprediksi Timnas Indonesia takkan berkembang meski pindah ke Federasi Sepakbola Asia Timur (EAFF) akan dibahas dalam artikel ini. Dantri menilai pindah federasi takkan menaikkan level Timnas Indonesia jika tak ada pembenahan di internal (PSSI).
Dalam tiga minggu terakhir, PSSI mendapat desakan dari pencinta sepakbola Tanah Air untuk meninggalkan AFF dan gabung EAFF. Penyebabnya karena persaingan di AFF tak lagi sehat, mengingat adanya dugaan indikasi sepakbola gajah dan pencurian umur di Piala AFF U-19 2022.
Kemudian jika pindah ke EAFF, Timnas Indonesia diprediksi bakal naik level. Sebab, di sana Timnas Indonesia akan bentrok dengan tim-tim mapan Asia Timur seperti Jepang, Korea Selatan, China dan Korea Utara.
Timnas Indonesia bisa bertemu keempat tim di atas di ajang EAFF Football Championship, atau Piala AFF-nya Asia Timur. Namun, tak ada jaminan Timnas Indonesia bisa menghadapi tim-tim di atas.
Sebab, untuk menghadapi Korea Selatan, Jepang dan China, Timnas Indonesia harus keluar sebagai juara babak kedua EAFF Football Championship. Untuk menjadi juara, Timnas Indonesia takkan mudah melewatinya.
Sebab, skuad asuhan Shin Tae-yong bakal ditantang Korea Utara yang memiliki tradisi kuat di Asia, Hong Kong, Taiwan dan Mongolia. Dantri menilai, Timnas Indonesia saja tak kunjung mengalahkan Vietnam dan Thailand dalam enam tahun berakhir, bagaimana bisa skuad Garuda menumbangkan Korea Utara?