"Itu benar-benar keputusan emosional yang datang dari rasa sakit hati dalam sebuah pertandingan. Baik Timnas Vietnam U-19 dan Thailand U-19 melakukan pekerjaan mereka dengan baik dan akan salah untuk mengkritiknya,” kata Raja Isa, dikutip dari media Vietnam, Soha.vn, Kamis (21/7/2022).
“Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) harus menunggu dengan sabar keputusan dari pimpinan AFF sebelum berpamitan kepada AFF dan sebelum memutuskan bergabung dengan EAFF,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Raja Isa pun mempertanyakan apakah PSSI sudah menyiapkan rencana ketika pindah ke EAFF. Ia juga ragu PSSI berani meninggalkan sepakbola di kawasan ASEAN lantaran menurutunya Timnas Indonesia dan AFF sudah memiliki sejarah yang amat panjang.
“PSSI juga harus memiliki masterplan ke depan, apa yang harus mereka tetapkan sebagai tujuan dan arah utama mereka ketika datang ke EAFF? Cukup adil untuk mengatakan bahwa bermain melawan Jepang atau Korea secara teratur akan baik untuk tim mereka,” sambung Raja Isa.
“Akan tetapi, menurut saya kemungkinan bergabung dengan EAFF tidak mungkin karena sejarah panjang Indonesia terletak di AFF dan saya yakin para ketua AFF akan memiliki solusi yang memuaskan untuk menyenangkan semua orang,” tambahnya
(Rivan Nasri Rachman)