Hal itu berbeda dengan Vietnam yang mana dua kali lolos ke semifinal (2016 dan 2020) dan menjadi juara pada 2018. Sementara itu, Thailand dipastikan masuk pot 1 karena menjadi juara pada 2016 dan 2020, serta menembus semifinal di edisi 2018.
“Sesuai regulasi, penentuan pot drawing Piala AFF didasarkan performa masing-masing tim di tiga turnamen terakhir. Karena itu, baru Thailand yang ditempatkan di pot 1 karena dua kali juara dalam tiga edisi terakhir,” tulis The Thao 247.
“Sementara itu, satu slot pengisi pot 1 bakal diisi antara Vietnam atau Indonesia. Vietnam merupakan juara Piala AFF 2018, namun Indonesia dua kali lolos ke final (2016 dan 2018). Karena itu, menurut Sekjen Federasi Sepakbola Thailand (FAT), Patit Suphapong, Vietnam dan Thailand berpotensi tergabung di grup yang sama,” lanjut The Thao 247.
Jika Thailand dan Vietnam tergabung di grup yang sama, Timnas Indonesia otomatis berada di grup sebelah dan berpotensi satu grup dengan Malaysia. Andai lolos ke semifinal Piala AFF 2022, Timnas Indonesia kemungkinan besar menantang Thailand atau Vietnam yang finis sebagai juara atau runner-up grup.
Karena itu, menarik menanti apa respons PSSI ke depan. Apakah PSSI tetap membawa Timnas Indonesia berkiprah di AFF atau bertempur di EAFF?
(Ramdani Bur)