"Lihat saja perbedaan kualitas Liga Thailand dan Liga Indonesia, dan juga lihat seperti apa sistem pembinaan pemain mudanya," kata Shin Tae-yong dalam jumpa pers pascalaga Timnas Indonesia U-19 vs Thailand.
"Dan juga tidak mungkin begitu ganti pelatih kepala, kita langsung menang lawan Thailand atau siapa pun, itu pastinya salah. Jerman saja bisa juara Piala Dunia butuh proyek 10 tahun," tutur pelatih 52 tahun ini.
"Begitu juga dengan Indonesia, kemarin kan ada pandemi juga, tapi sekarang liga sudah bergulir dan sistem pembinaan pemain muda juga. Jadi tolong suporter Indonesia memberi dukungan penuh agar tetap semangat dan bekerja maksimal," harap Shin Tae-yong.
Hasil imbang melawan Timnas Thailand U-19 membuat Timnas Indonesia U-19 tertahan di peringkat keempat klasemen sementara Grup A Piala AFF U-19 2022 dengan lima poin dari tiga laga. Sementara itu, tambahan satu poin menempatkan Thailand di posisi kedua Grup A dengan tujuh poin dari tiga pertandingan.
Pemimpin grup dipegang Vietnam dengan tujuh poin tapi unggul selisih gol atas Thailand. Adapun peringkat ketiga diisi Myanmar (enam poin, tiga laga), disusul Filipina (nol poin, tiga laga) dan Brunei Darussalam sebagai juru kunci (nol poin, tiga laga).
Nantinya, hanya juara dan runner-up grup yang diizinkan lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2022.Timnas Indonesia U-19 masih berpeluang lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2022, asalkan menang meyakinkan atas Filipina dan Myanmar di dua laga tersisa fase grup.
(Ramdani Bur)