5 Tragedi di Sepak Bola Indonesia yang Bikin Pemain Akhiri Karier Lebih Cepat, Nomor 1 Sampai Akibatkan Korban Jiwa

Tim Okezone, Jurnalis
Kamis 14 April 2022 16:58 WIB
Choirul Huda. (Foto: PSSI)
Share :

5 tragedi di sepak bola Indonesia yang bikin pemain akhiri karier lebih cepat menarik dibahas. Sebab, insiden tak jarang terjadi kala sang pemain dalam puncak kariernya.

Ya, persaingan sengit dalam merebut kemenangan dalam setiap laga di sepak bola tak jarang membuat insiden kerap terjadi. Insiden pun beberapa kali membuat pemain harus mengalami luka dan gagal melanjutkan permainan.

BACA JUGA: 10 Negara Paling Banyak Ekspor Pemain Sepak Bola, Nomor 1 Negeri Samba

Apa saja tragedi tersebut? Berikut 5 tragedi di sepak bola Indonesia yang bikin pemain akhiri karier lebih cepat.

BACA JUGA: 5 Pelanggaran Paling Nyeleneh dan Paling Konyol dalam Sepakbola, Nomor 1 Bikin Celana Melorot

5. Kaki Kena Hantaman Keras Lawan

Salah satu tragedi di sepak bola Indonesia yang bikin pemain akhiri karier lebih cepat dialami oleh Jumadi Abdi. Hal itu dialami Jumaadi Abdi kala membela PKT Bontang pada 2009.

Dalam laga melawan Persela Lamongan, nasib sial menimpa Jumadi Abdi yang bermain sebagai gelandang. Dia berbeturan keras dengan pemain lawan, Denny Tarkas, hingga menyebabkan cedera parah pada kakinya.

Setelah itu, karier Jumadi Abdi tak terselamatkan. Keputusannya gantung sepatu menyedot perhatian besar karena sosoknya dinilai memiliki kualitas besar di dunia sepakbola. Jumadi Abdi bahkan menjadi langganan dipanggil Timnas Indonesia.

4. Benturan Keras hingga Akibatkan Kantung Kemih Bocor

Tragedi lain di sepak bola Indonesia yang bikin pemain akhiri karier lebih cepat adalah insiden benturan keras yang dialami Akli Fairus. Pemain Persiraja Banda Aceh ini mengalami benturan keras dalam laga melawan PSAP Sigli.

Akibat tendangan keras dari kiper PSAP Sigli, Agus Rahman, Akli Fairus harus mengalami luka parah yang membuat kantung kemihnya sampai bocor. Akli Fairus pun harus pensiun dini.

3. Ditekel Horor Lawan hingga Kaki Patah

Selanjutnya, tragedi yang bikin pemain akhiri karier lebih cepat dialami juga oleh pemain luar negeri kala mencicipi karier di Indonesia. Ia adalah Emanuel Serge.

Pemain asal Nigeria ini harus mengalami nasib nahas kala bermain melawan Persipura Jayapura. Mendapat tekel keras dari pemain Bio Paulin, Emanuel Serge langsung mengalami cedera parah yang membuatnya mengalami patah kaki. Alhasil, karier penyerang hebat ini berakhir.

2. Dihantam Lawan hingga Tak Sadarkan Diri

Eri Irianto juga harus mengalami tragedi yang membuat kariernya berakhir lebih cepat di dunia sepakbola Indonesia. Hal itu dialaminya kala membela Persebaya Surabaya melawan PSIM Yogyakarta.

Dalam laga itu, Eri Irianto dihantam pemain lawan sehingga dirinya tergeletak pingsan tak sadarkan diri di lapangan. Eri pun langsung dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Dia meninggal dunia pada 3 April 2000.

1. Kepala Terbentur Keras

Terakhir, tragedi di sepak bola Indonesia yang bikin pemain akhiri karier lebih cepat dialami Choirul Huda. Dia mengalami insiden mengerikan di laga Persela Lamongan melawan Semen Padang.

Kala itu, Choirul Huda mengalami benturan keras di kepala kala ingin melindungi bola agar tak mengenai rekannya. Namun, aksinya malah membuat Choirul Huda terluka.

Usai benturan, Huda yang sempat sadar langsung dibawa ke RSUD Sugiri. Namun sayang, nyawa penjaga gawang berusia 38 tahun itu tidak bisa diselamatkan. Dia meninggal dunia pada Minggu 15 Oktober 2017.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya