SEBANYAK 5 penyerang ganas yang dinaturalisasi untuk bela Timnas Indonesia akan dibahas pada artikel ini. Ya, sebagaimana diketahui, proses naturalisasi di Indonesia bukan hal yang baru.
Bahkan, Timnas Indonesia sendiri, sudah menggunakan jasa pemain naturalisasi sejak 10 tahun lalu. Sejumlah nama yang dinaturalisasi pun cukup mendongkrak prestasi Timnas Indonesia di kancah internasional.
Lantas siapa saja penyerang yang pernah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI)? Berikut 5 penyerang ganas yang dinaturalisasi untuk bela Timnas Indonesia!
5. Beto Goncalves
Di urutan kelima ada nama Beto Goncalves. Ya penyerang keturunan Brasil ini sudah malang melintang di sepakbola Indonesia, sejak 14 tahun silam.
Ketika itu Beto diimpor Persijap Jepara dari klub Brasil, Juventude. Kariernya melesat ketika di Indonesia. Ia pun akhirnya ditawarkan untuk menjadi WNI.
Hanya saja, ia baru mendapat WNI di usia yang tidak muda lagi. Status WNI Beto baru resmi didapat ketika usianya sudah menginjak 38 tahun. Namun, ia sempat membela Timnas Indonesia sebanyak 12 laga dan menciptakan 10 gol.
Pada Asian Games 2018, Beto sempat membela Timnas Indonesia U-23. Beto berhasil mencetak empat gol dari lima pertandingan. Koleksi golnya, hanya kalah dari Ikromjon Alibaev (Uzbekistan, 5 gol) dan Hwang Ui-jo (Korea Selatan, 9 gol).
4. Ilija Spasojevic
Kemudian, ada penyerang ganas asal klub Bali United, yaitu Ilija Spasojevic. Pemain berusia 34 tahun itu terkenal garang di depan gawang.
Hal tersebut dibuktikan dengan torehan 23 gol dari 34 pertandingan bersama Bali United di Liga 1 2021-2022. Bahkan, di musim ini, ia berhasil menjadi pencetak gol terbanyak di Liga 1 2021-2022.
Spasojevic sendiri telah bergabung dengan Bali United sejak 13 Desember 2017. Ia merupakan pemain berdarah Montenegro yang saat ini berstatus WNI.
Usianya yang sudah memasuki kepala tiga jadi salah satu alasan, ia jarang dipanggil ke Timnas Indonesia. Padahal, ia sempat membela Merah-Putih sebanyak lima kali dengan menceploskan empat gol.