3. Penampilan Jadon Sancho yang Meningkat
Dibajak dari Borussia Dortmund pada musim panas 2021, Jadon Sancho sempat menuai kritik keras. Ia dianggap tidak cepat beradaptasi dengan gaya permainan Manchester United.
Namun, di beberapa pertandingan terakhir, Sancho mulai bisa mengikuti ritme permainan Setan Merah. Itu terbukti dari enam pertandingan terakhir Manchester United di Liga Inggris, pemain berdarah Inggris berusia 20 tahun itu bisa mencetak dua gol dan tiga assist bagi timnya.
Ia pun kerap jadi pilihan utama Rangnick. Mengisi bermain posisi sebagai penyerang sayap Sancho sering dipercaya bermain selama 90 menit di sejumlah pertandingan.
2. Penampilan Tidak Konsisten Atletico Madrid
Tim besutan Diego Simeone ini disebut pesaing berat Real Madrid, dalam perburuan gelar juara Liga Spanyol musim ini. Namun, seiring perjalanan, Los Rojiblancos (julukan Atletico Madrid) tidak konsisten.
Bahkan, mereka terdampar di peringkat keempat, di bawah Barcelona, meski mengumpulkan poin sama. Sampai pekan ke-28 Liga Spanyol 2021-2022, Los Rojiblancos sudah menelan kekalahan tujuh kali. Enam berakhir seri, dan 15 lainnya berhasil menuai kemenangan.
Namun, itu saja tidak cukup. Atletico punya tugas berat. Antoine Griezmann dkk sudah menelan lima kali kekalahan tandang di Liga Spanyol musim ini. Sementara itu, mereka menyerah tiga kali di penyisihan Grup B Liga Champions 2021-2022.