“Saya ingin mengubah hasilnya, karena pada leg pertama tidak mencerminkan level permainan kami, padahal kami tampil bagus dan menekan Liverpool,” terangnya.
“Kami ditundukkan dan tidak akan mudah membalikkan keadaan di Anfield, tapi kami sudah mempelajari kesalahan yang kami lakukan di leg pertama, dan kami akan menyerang mereka nanti,” tandasnya.
Bek Timnas Italia itu menggebu ingin mengembalikan masa kejayaan Inter Milan di Liga Champions. Pasalnya, Inter Milan selalu gagal melangkah ke fase setelah 16 besar dalam kurun 10 tahun terakhir.
Tercatat, penampilan terakhir Nerazzurri (julukan Inter Milan) di babak 16 besar Liga Champions pada musim 2011-2012. Ketika itu, Inter Milan tersingkir usai kalah gol tandang dari Olympique Marseille (2-2).
Oleh sebab itu, kemenangan jadi harga mati Nerazzuri. Jika mereka ingin kembali mengulang ambisi menjadi juara Liga Champions ketika musim 2009-2010.
(Hakiki Tertiari )