MEDIA Vietnam, The Thao 247, meledek Timnas Indonesia yang absen di FIFA Matchday Maret 2022. Sempat gembar-gembor bakal menghadapi runner-up Piala Dunia 2018, Kroasia, hingga juara Piala Eropa 2004 Yunani, Timnas Indonesia malah batal tampil di FIFA Matchday Maret 2022.
Menurut Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, Timnas Indonesia batal bertanding karena permintaan Shin Tae-yong. Dalam pengakuan Mochamad Iriawan, Shin Tae-yong menyebut FIFA Matchday Maret 2022 tak efektif untuk digelar.
(Shin Tae-yong minta PSSI batalkan aksi Timnas Indonesia di FIFA Matchday 2022)
“Menurut Shin Tae-yong laga FIFA Match Day di bulan Maret tidak efektif dan efisien. Hal ini karena dia juga memimpin tim U-20 persiapan Piala Dunia U-20 2023 menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan,” kata Mochamad Iriawan mengutip dari PSSI.
Sekadar diketahui, awal bulan ini Shin Tae-yong memimpin skuad Timnas Indonesia U-19 untuk menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan. Hal itu sebagai persiapan jelang Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Namun, karena fokus tertuju ke Timnas Indonesia U-19, skuad senior menjadi diabaikan. Padahal, FIFA Matchday Maret 2022 memiliki sederet manfaat penting bagi Timnas Indonesia senior.
Pertama, sebagai ajang seleksi pemain atau persiapan sebelum turun di babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023 yang berlangsung di Kuwait pada 8-14 Juni 2022. Persiapan matang dibutuhkan Timnas Indonesia.
Sebab, Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan satu grup dengan tim-tim mapan seperti Yordania dan Kuwait. Selain itu, ada juga Nepal yang tak bisa diremehkan.
Kedua momentum memperbaiki posisi di ranking FIFA. Jika tampil di FIFA Matchday Maret 2022 dan meraih hasil positif, posisi Timnas Indonesia di ranking FIFA otomatis terdongkrak.
“Indonesia kehilangan kesempatan ‘Menerima Hadiah dari FIFA’ karena keputusan mendadak Shin Tae-yong,” tulis judul yang dibuat The Thao 247.
“Sebelumnya, Indonesia sempat menarik perhatian karena ingin mengundang Kroasia dan Yunani untuk laga persahabatan bulan Maret. Namun, semuanya batal karena pernyataan PSSI baru-baru ini,” tulis The Thao 247.
Sekarang pertanyaannya, absennya Timnas Indonesia di FIFA Matchday murni permintaan Shin Tae-yong atau karena PSSI kesulitan mencari musuh? Dalam sejumlah pernyataan, PSSI mengaku sudah berkirim surat ke sejumlah federasi seperti Uzbekistan, Tajikistan dan Suriname.
Namun, uniknya Federasi Sepakbola Suriname mengaku belum menerima undangan dari PSSI. Sekarang harapannya PSSI dapat membantu Shin Tae-yong mendongkrak prestasi sepakbola Tanah Air.
(Ramdani Bur)