Timnas Indonesia U-23 Mundur dari Piala AFF U-23 2022, Persebaya Surabaya Nilai PSSI Ambil Langkah Tepat

Rio Eristiawan, Jurnalis
Sabtu 12 Februari 2022 00:04 WIB
Para pemain Timnas Indonesia U-23. (Foto: Instagram/@PSSI)
Share :

SURABAYA – Manajer Persebaya Surabaya, Chandra Wahyudi, ikut mengomentari keputusan Timnas Indonesia U-23 mundur dari Piala AFF U-23 2022. Dia menilai bahwa PSSI sudah megambil langkah tepat.

Sebagaimana diketahui, PSSI memberikan kabar buruk kepada masyarakat Indonesia. Pasalnya, Timnas Indonesia U-23 batal mengikuti ajang Piala AFF U-23 di Kamboja pada 14-26 Februari 2022.

Pembatalan ini diakibatkan karena tujuh pemain Timnas Indonesia U-23 dan satu ofisial tim dinyatakan positif Covid-19. Ketujuh pemain tersebut adalah Ronaldo Joybera R Junior, Muhamad Ferrari, Braif Fatari, Taufik Hidayat, Irfan Jauhari, Ahmad Figo Ramadhani, dan Cahya Supriyadi.

BACA JUGA: Timnas Indonesia U-23 Mundur dari Piala AFF U-23 2022, Media Vietnam: Timnas Vietnam Punya Peluang Juara!

Selain itu, ada empat pemain yang menunggu masa inkubasi karena satu kamar dengan mereka yang terpapar Covid-19. Mereka adalah Alfeandra Dewangga, Genta Alparedo, Muhammad Kanu Helmiawan, dan Marcelino Ferdinand.

BACA JUGA: Pemain Keturunan Ungkap Kesedihan Timnas Indonesia U-23 Mundur dari Piala AFF U-23 2022

Kemudian, ada tiga pemain yang mengalami cedera, yakni Gunansar Mandowen, Ramai Rumakiek, dan Muhammad Iqbal. Tiga pemain yang mengalami cedera itu saat memperkuat klubnya masing-masing di Liga 1. Beberapa pemain itu saat ini sedang dalam masa pemulihan.

Sementara itu, Timnas Indonesia U-23 hanya menyisakan satu penjaga gawang, yakni Muhammad Riyandi. Namun, Riyandi baru saja menjalani karantina selama 10 hari.

Melihat keputusan yang diambil PSSI, Chandra merasa langkah yang dirasa sudah tepat. Dengan mundur dari ajang Piala AFF U-23 2022, pemain yang positif Covid-19 bisa mendapat waktu istirahat dan cepat pulih kembali.

"Keselamatan tim di atas segalanya. Keputusan PSSI untuk tidak memberangkatkan timnas sudah tepat. Hal itu memberi waktu kepada pemain yang terpapar virus Covid-19 untuk istirahat dan sembuh," kata Cahya saat diwawancarai MNC Portal Indonesia.

Lebih lanjut, Candra mengakui sulit untuk mengharapkan pemain Timnas Indonesia U-23 menunjukkan penampilan apiknya dengan kondisi saat ini. Sebab, kasus positif Covid-19 di Liga 1 sendrii sedang tinggi dan skuad Garuda Muda akhirnya turut terkena imbasnya.

"Di tengah liga yang terkepung virus, memang sulit mengharapkan lahirnya timnas yang hebat. Karena timnas pasti terkena imbas dari liga yang tidak sedang baik-baik saja," ucapnya.

"Ke depan, PSSI harus menyinkronkan dengan baik agenda timnas dan liga. Tanpa itu, timnas akan terus bentrok dengan liga. Ujung-ujungnya, timnas sulit berprestasi, liga juga tidak maksimal," pungkasnya.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya