SEJUMLAH kelemahan Tim Nasional (Timnas) Indonesia di Piala AFF 2020 dibahas media Vietnam, Bongda. Mereka menilai setidaknya ada empat kelemahan Timnas Indonesia sepanjang gelaran Piala AFF 2020.
Sederet kelemahan ini berpotensi dimanfaatkan Timnas Vietnam. Sekadar informasi, Timnas Indonesia akan bertemu Vietnam di matchday ketiga Grup B Piala AFF 2020 pada Rabu, 14 Desember 2021 pukul 19.30 WIB. Lantas, apa saja kelemahan yang dimaksud?
Berikut 4 kelemahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 versi media Vietnam:
4. Serangan Monoton
Serangan Timnas Indonesia di dua laga awal tampak sudah terbaca yakni mengatur lemparan ke dalam menuju Asnawi Mangkualam dan kemudian membuat operan ke area penalti untuk diselesaikan striker. Selain itu, hampir semua serangan Timnas Indonesia melewati kaki Evan Dimas.
Dua fullback kanan Vietnam, Vu Van Thanh dan Nguyen Phong Hong Duy, akan memainkan peran kunci dalam memastikan keamanan di lini pertahanan Timnas Vietnam,. Kemudian, Bek tengah Vietnam bakal bersiap jika Timnas Indonesia memainkan bola-bola silang.
3. Pertahanan Loyo
Timnas Indonesia selalu kebobolan di dua laga awal. Dari dua laga awal itu, Timnas Indonesia kemasukan tiga gol. Ini terbukti pertahanan Timnas Indonesia longgar, kurang apik dan kerap membuka celah.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, banyak melakukan pergantian personel di lini pertahanan dalam dua laga terakhir, termasuk posisi penjaga gawang. Ini menunjukan ahli strategi Korea Selatan ini belum menemukan nama yang tepat di bawah mistar gawang.
2. Stamina Lemah
Para pemain muda Timnas Indonesia memilih gaya menyerang yang kaya akan kecepatan. Namun, itulah alasan mengapa skuad Garuda kerap kelelahan di seperempat akhir laga.
Contohnya pada pertandingan melawan Kamboja di 20 menit terakhir. Skuad Garuda membiarkan Kamboja terus menekan lapangan dan menciptakan banyak kemelut di depan gawang Timnas Indonesia.
Hal ini dapat dimanfaatkan Vietnam untuk mempercepat permainan di akhir pertandingan ketika kekuatan fisik pemain Timnas Indonesia tidak lagi mampu untuk mencetak gol. Beragamnya serangan Vietnam dapat membuat perbedaan dan berpotensi membingungkan Timnas Indonesia.
1. Pengalaman Tampil
(Ramai Rumakiek menjalani debut di Piala AFF 2020)
Shin Tae-yong membawa sembilan nama di bawah usia 21 tahun di Piala AFF 2020 ini. Positifnya, jiwa muda akan menciptakan semangat berapi-api di dalam skuad. Namun, mereka masih belum berpengalaman.
Media Vietnam mengatakan mereka sering mengalami penurunan mental jika kebobolan gol dan tidak tahan terhadap tekanan. Pelatih Vietnam Park Hang-seo bisa saja mengembangkan gaya bermain aktif, memaksakan permainan, sehingga memengaruhi mental lawan. Dengan minimnya pengalaman, para pemain muda akan mudah melakukan kesalahan.
Sebelumnya, legenda Malaysia Safee Sali juga mengatakan hal yang sama. Ia menilai pengalaman pemain yang masih minim jadi kendala bagi Timnas Indonesia untuk berprestasi.
(Ramdani Bur)