LIMA pemain Manchester United yang dirugikan efek kehadiran Ralf Rangnick akan dibahas dalam artikel ini. Para penggawa Setan Merah yang diulas merupakan nama-nama andalan pada era Ole Gunnar Solskjaer.
Ralf Rangnick dikabarkan telah menerima pinangan Manchester United untuk menjabat sebagai pelatih sementara menggantikan Michael Carrick. Rangnick bersedia menjadi pelatih sementara karena mendapat penawaran posisi yang lebih tinggi setelah akhir musim dengan menjadi konsultan selama dua tahun untuk Setan Merah.
Ralf Rangnick dalam salah satu wawancara menjelaskan filosofinya dalam menerapkan strategi. Salah satunya, dia ingin anak asuhnya segera merebut ketika kehilangan bola, dan melancarkan serangan secepat mungkin. Taktik seperti itu tentu membutuhkan tenaga ekstra dan pemain yang berusia muda.
Dengan filosofi seperti itu, berikut lima pemain Man United yang akan dirugikan efek kedatangan Ralf Rangnick:
5. Luke Shaw
Bek kiri Timnas Inggris ini merupakan andalan di era Solskjaer. Dia tidak tergantikan kecuali cedera. Kecepatannya saat membantu penyerangan sangat membantu para pemain depan Man United.
Luke Shaw juga lihai dalam melakukan operan silang ketika bergerak ke depan. Hanya saja, Shaw kerap telat terlambat saat timnya mendapat serangan balik. Sisi buruknya itu bisa membuat dia tersingkir jika Rangnick mengasuh Man United.
4. Scott McTominay
Pemain berusia 24 asal Skotlandia ini merupakan produk akademi Man United. Dia juga menjadi jagoan pada saat dilatih Solskjaer. McTominay kerap dipasangkan dengan Fred sebagai penjaga lini tengah.
Baca juga: 5 Pemain yang Bakal Dibawa Ralf Rangnick ke Manchester United, Nomor 1 si Mesin Gol
McTominay merupakan tipe pekerja keras yang siap memberikan tekanan kepada pemain lawan. Dia siap berduel dengan siapa pun di tengah lapangan. Hanya saja, dia memiliki kelemahan dalam urusan mengoper bola. Sehingga aliran bola dari lini tengah Man United kerap mudah terbaca lawan.
3. Anthony Martial
Nama yang satu ini selalu naik turun performanya dalam tiap musim. Martial sebenarnya memiliki potensi dengan kemampuan dribling-nya yang baik serta berani melakukan tusukan dari sektor sayap.
Namun, pemain asal Prancis ini kerap terlihat malas saat mengambil bola dari lawan. Martial juga tampak ogah-ogahan ketika mencari ruang demi membantu penyerangan. Pergerakannya tidak dinamis, statis sehingga mudah dicegat oleh bek rival.
2. Fred
Pemain asal Brasil ini hampir sama dengan McTominay. Duet Fred-McTominay hampir selalu menjadi dimainkan sejak menit pertama untuk mengisi sisi tengah Man United hampir satu musim belakangan.
Fred memang baik dalam menjegal pemain lawan. Hanya saja dia tidak konsisten dengan penampilannya. Belum lagi, visi operan Fred juga biasa saja. Kekurangannya itu membuat aliran bola Setan merah dari lini belakang, kemudian ke depan acap mandek.
Pemain berjuluk CR7 ini adalah mesin gol untuk Man United setelah kembali pada transfer musim panas 2021. Sejauh ini, Ronaldo sering mencetak gol-gol penting yang menyelamatkan timnya terhindar dari kekalahan.
Meski demikian, faktor usia bisa menjadi penghambat Ronaldo di era Rangnick. Cristiano Ronaldo kini berusia 36 tahun. Masa emasnya dianggap telah habis, walau mutunya dalam memimpin tim serta mencetak gol masih mumpuni.
(Rachmat Fahzry)