MOSKOW - Mantan presiden Lokomotiv Moskow, Nikolai Naumov menuduh Ralf Rangnick hanya peduli uang Manchester United. Dia melanjutkan dengan tudingan yang lebih serius, dengan menyebutkan bahwa juru taktik asal Jerman itu akan pergi jika mendapatkan dana lebih segar di tempat lain.
Ralf Rangnick merupakan petinggi di klub Rusia, Lokomotiv Moskow sejak 6 Juli 2021. Dia menjabat sebagai direktur olahraga dengan perjanjian kontrak hingga 2024.
Namun, belum setahun menjabat, Ralf Rangnick sudah ingin pergi. Dia dilaporkan menerima pinangan Manchester United untuk menjabat sebagai pelatih sementara menggantikan Michael Carrick.
Baca juga: Ralf Rangnick Latih Man United, Jurgen Klopp: Bukan Kabar Baik bagi Tim Lain
Rangnick bersedia menjadi pelatih sementara karena mendapat penawaran posisi yang lebih tinggi setelah akhir musim. Pria yang dijuluki The Profesor itu kabarnya akan menjadi konsultan selama dua tahun untuk Setan Merah.
Baca juga: Belum Resmi Latih Man United, Ralf Rangnick Justru Buka Luka Lama Kekalahan 0-5 dari Liverpool
Hanya eks presiden Lokomotiv, Naumov tidak percaya. Dia secara jelas menuduh Rangnick hanya mementingkan uang daripada sepakbola.
“Ini bukan tentang Manchester. Bagi Rangnick, ini bukan pelarian, pengkhianatan, atau aib. Rangnick adalah seorang pebisnis,” katanya kepada Match TV mengutip The Sun, Sabtu (27/11/2021).
“Dia sama sekali tidak peduli dengan sepakbola, karena dia hanya melakukan bisnis di sekitarnya. Semakin banyak negara, liga, dan klub sepakbola yang dia asuh, semakin banyak yang akan dia dapatkan. Dia benar-benar acuh tak acuh terhadap Lokomotiv. Dia tidak datang ke sini untuk membesarkan sepakbola, tetapi untuk mendapatkan uang, lanjutnya.
Naumov bahkan menuding, Rangnick pasti akan meninggalkan Man United suatu saat. Dia menegaskan pria berusia 63 itu rela pergi dari Old Trafford jika mendapat penawaran lebih besar.
“Sekarang dia ditawari uang di tempat lain, dan dia dan perusahaannya akan pergi ke Man United. Ketika dia ditawari untuk bekerja di Afrika, dia akan pergi mencari uang di sana, meninggalkan wakilnya di Manchester United. Hanya bisnis,” kesal Naumov.
(Djanti Virantika)