PELATIH Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku sudah mengajukan empat pemain keturunan ke PSSI untuk diproses menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Dari empat pemain keturunan yang diajukan Shin Tae-yong, dua di antaranya Sandy Walsh (KV Mechelen) dan Jordi Amat (KAS Eupen).
Hanya saja, Shin Tae-yong belum menyebut dua nama lainnya. Disinyalir, satu di antaranya adalah Mees Hilgers yang baru saja mencetak gol kemenangan 1-0 FC Twente atas Heracles Almelo di pekan ke-12 Liga Belanda 2021-2022.
(Jordi Amat (kanan) ingin perkuat Timnas Indonesia)
“(Para pemain) ini sebenarnya tidak bisa disebut sebagai naturalisasi. Karena mereka kan sudah punya darah Indonesia. Jadi, saya sudah mengajukan ke pak ketum PSSI (Mochamad Iriawan), pak ketum akan berusaha bantu juga pastinya,” kata Shin Tae-yong kepada awak media sebelum pelepasan Timnas Indonesia ke Turki, Kamis (11/11/2021).
“Kalau empat pemain itu (semuanya) ada di Timnas Indonesia, pasti akan menjadi kuat. Sebenarnya masih ada lagi selain empat itu. Tapi, fokus dulu kepada empat pemain ini yang saya inginkan,” beber pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut.
Sebagaimana diketahui, Sandy Walsh dan Jordi Amat merupakan pemain keturunan yang memiliki darah Indonesia. Sandy Walsh yang bermain di Belgia untuk KV Mechelen mengaku mempunyai darah Indonesia melalui sang ibunda.
BACA JUGA: Shin Tae-yong Konfirmasi Bawa 4 Pemain Baru ke Piala AFF 2020, Pemain Keturunan?
Sama seperti Sandy Walsh, Jordi Amat juga membela klub Belgia, KAS Eupen. Ia mengaku mempunyai garis keturunan Indonesia melalui sang ibu. Dua pemain ini belum pernah mencapai level senior di Tim Nasional, baik itu Belanda (Sandy Walsh) maupun Spanyol (Jordi Amat).
Sehubungan dengan itu, ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan, juga tak menyangkal Shin Tae-yong mengajukan empat nama, termasuk Sandy Walsh dan Jordi Amat. Ia mengatakan PSSI akan mendalami dan mengkaji permintaan pelatih asal Korea Selatan tersebut.
(Sandy Walsh kerap menunjukan kecintaannya kepada Indonesia)
“Saya bilang, semua pemain itu adalah hak pelatih untuk mencari. Tak ada pemain yang tidak dia minta. Jadi, kita (PSSI) memang memberikan kebebasan untuk Shin,” ucap Iwan Bule dalam kesempatan berbeda.
“Itu tentunya akan kita dalami dan kaji. Bisa atau tidaknya dia masuk ke kita (Timnas Indonesia). Yang jelas, sudah kita sampaikan ke Shin kami harus akomodir. Ini ada pemain bagus, oke kita akomodir. Kita akomodir apa yang dia (Shin) mau selama regulasi bisa diatur,” lanjut Iwan Bule.
Terlepas dari itu, saat ini Timnas Indonesia sudah resmi dilepas untuk berangkat ke Turki. Nantinya, skuad Garuda akan menjalani dua laga uji coba dan pemusatan latihan selama berada disana.
Dua laga uji coba itu dipersiapkan untuk gelaran Piala AFF 2020 yang mulai bergulir, Minggu 5 Desember 2021.. Pada dua laga uji coba itu, Timnas Indonesia akan menghadapi Afghanistan (16 November 2021) dan Myanmar (25 November 2021).
(Ramdani Bur)