SEJUMLAH pesepakbola mualaf kariernya melonjak setelah masuk Islam. Keputusan masuk Islam membuat mereka mendapat keberkahan dalam hidup.
Bahkan bisa dibilang, pemain-pemain yang disebut di bawah ini masuk kategori pemain-pemain terhebat dalam sejarah sepakbola. Lantas, siapa saja pesepakbola mualaf yang dimaksud?
Berikut 5 pesepakbola mualaf yang kariernya melonjak setelah masuk Islam:
5. Eric Abidal
Eric Abidal menjadi mualaf setelah menikahi perempuan asal Aljazair, Heyet Kebir, pada 2007. Sebelum menjadi mualaf, Eric Abidal hanya Berjaya di level domestik, seperti membawa Olympique Lyon tiga kali juara Liga Prancis.
Di musim panas 2007, Eric Abidal hengkang ke Barcelona. Di sinilah lonjakan karier dialami Eric Abidal. Selama lima musim (2008-2013) membela Barcelona, Abidal turun 193 kali dengan koleksi dua gol dan 10 assist.
Tercatat dalam periode tersebut, Barcelona memenangkan 15 trofi. Hal itu termasuk raihan enam gelar dalam setahun yang disabet Barcelona pada 2009.
4. Franck Ribery
Siapa tidak kenal Franck Ribery? Ia merupakan mantan pemain andalan Timnas Prancis dan Bayern Munich. Ribery memutuskan menjadi mualaf pada 2002. Ia memilih masuk agama Islam setelah menikahi sang kekasih yang berpaspor Aljazair, Wahiba Belhami. Setelah memutuskan menjadi mualaf, rezeki besar pun menghampiri Ribery.
Ia membawa sang negara lolos ke final Piala Dunia 2006, meski akhirnya kalah adu penalti dari Italia. Kemudian pada musim panas 2007, Ribery hengkang ke Bayern Munich. Di sinilah karier Ribery melonjak drastis.
BACA JUGA: 5 Pesepakbola yang Dapatkan Ketenangan Hati Setelah Masuk Islam
Tercatat selama 12 tahun (2007-2019) membela Bayern Munich, Ribery mengoleksi 124 gol dan 182 assist dari 425 pertandingan di semua kompetisi. Berkat gol dan assist dari Ribery, Bayern Munich memenangkan 23 gelar, dan satu di antaranya merupakan trofi Liga Champions. Bahkan ia disebut-sebut layak memenangkan trofi Ballon dOr 2013.