Walau demikian, Norwegia mampu menampilkan performa yang cukup apik. Ghayas Zahid mencetak gol di menit ke-61 untuk membawa Norwegia unggul 1-0. Tak ayal, ia pun langsung mendapat sorotan, terlebih karena dirinya adalah keturunan Pakistan.
Sayangnya, gol tunggal Zahid tersebut gagal membawa Norwegia meraih poin penuh. Karena, sebelum pertandingan berakhir Austria mencetak gol dan membuat laga usai dengan skor imbang 1-1. Meski demikian, perjuangan Zahid dan kawan-kawan telah membuat banyak orang terkesan.
Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang tersebut memiliki darah Pakistan dari ayahnya. Akan tetapi, ia lahir dan tumbuh di Oslo, Norwegia. Ketika muda, Zahid pernah dipanggil untuk membela Timnas Norwegia U-19 dan U-21.
Zahid merupakan pemain jebolan klub local Norwegia, Valerenga. Saat ini, Zahid yang berusia 26 tahun bermain untuk klub asal Siprus, APOEL Nicosia. Sebelumnya, pada musim 2019-2020 ia dipinjamkan ke klub Yunani, Panathinaikos. Zahid kerap melakukan sujud syukur setelah mencetak gol.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)