"Saya merasa lebih dekat dengan Tuhan dan itu membuat hidup saya menjadi lebih cerah. Saya punya keyakinan dari hati bahwa Islam adalah agam yang harus saya pilih,” tambahnya.
Namun begitu, bukan hanya kisah mualaf yang begitu inspiratif, sebagai seorang muslim, Anelka juga menjalankan nilai-nilai agama dengan baik. Bahkan ia banyak membantu masyarakat muslim di Prancis yang mendapat diskriminasi.
“Orang di Prancis yang punya asal-usul Afrika tidak punya kehidupan mudah. Contohnya saja jika mereka mencari pekerjaan. JIka Anda menunjukkan keislaman Anda, maka Anda tidak akan mendapatkan pekerjaan itu,” lanjutnya.
“Saya kira hanya di Prancis saja hal itu terjadi. Anda harus menyembunyikan identitas asli Anda dengan harapan bisa mendapatkan pekerjaan. Tingkat diskriminasi di Prancis menurut saya sudah tidak bisa diterima,” pungkasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)