LEUVEN – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Belgia, Roberto Martinez, mengaku sempat kesal ketika Romelu Lukaku tampil buruk di Manchester United. Akan tetapi, ia tidak marah kepada Lukaku melainkan dengan orang-orang yang menjelekkan sosok pemain andalannya itu.
Bagi Martinez, Lukaku bukanlah sosok yang asing. Tak hanya di Timnas Belgia, sebelumnya keduanya pernah menjalin kerja sama di Everton. Namun, pada 2017, Lukaku memutuskan hijrah dari Everton dan bergabung dengan Man United.
Sayangnya, performa Lukaku tak banyak menonjol. Ia tidak pernah benar-benar yakin selama bekerja di bawah arahan Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer. Hal itu pun kemudian membuat pemain berusia 27 tahun itu hengkang dari Old Trafford dan bergabung ke Inter Milan.
Kepindahan Lukaku ke Inter pun tidaklah sia-sia. Sejauh ini, ia pun tampil menjadi bintang Inter dengan mengemas 41 gol dalam 58 pertandingan. Sebuah angka fantastis jika dibandingkan dengan performanya di Man United.
Baca juga Deeney Masih Sesalkan Keputusan Man United Jual Lukaku
Namun, Martinez kemudian membuka kartu tentang situasi buruk yang dialami Lukaku di Old Trafford. Martinez berpendapat bahwa sang striker tidak pernah mendapat rasa hormat saat Lukaku berseragam Man United.
“Anda bisa melihat pemain melalui fase, momen bagus, momen buruk, tetapi apa yang kami lihat bersama Romelu adalah ia tidak pernah kehilangan kualitas luar biasa dalam mencetak gol,” ungkap Martinez, mengutip dari Goal, Jumat (20/11/2020).