LONDON – Pesepakbola legenda asal Kamerun, Samuel Eto’o, menilai ada satu kesamaan yang dimiliki dua pelatih top dunia, Josep Guardiola dan Jose Mourinho. Eto’o menilai, kesamaan Guardiola dan Mourinho ada pada sisi ambisius mereka, yakni sama-sama memiliki ambisi memenangkan seluruh pertandingan.
Eto’o paham betul kualitas Mourinho dan Guardiola, mengingat pernah ditangani dua pelatih kenamaan tersebut. Eto’o sempat satu musim ditangani Guardiola di Barcelona, tepatnya pada 2008-2009.
(Guardiola saat memberi arahan kepada Eto'o)
Hebatnya di musim tersebut Guardiola dan Eto’o memberikan sukses besar untuk Barcelona dengan memenangkan treble winner (tiga trofi dalam satu musim). Setelah sukses bersama Barcelona, Eto’o pindah ke Inter Milan pada musim panas 2009.
Di Inter Milan, Eto’o bekerja sama dengan juru taktik ternama lainnya, Mourinho. Hebatnya, Eto’o lagi-lagi meraih treble winner dalam dua musim beruntun. Setelah bersama Barcelona pada 2008-2009, Eto’o meraih treble winner pada 2009-2010 bersama Inter Milan.
BACA JUGA: Agungkan Mourinho, Etoo Remehkan Guardiola
“Kesamaan yang dimiliki Mourinho dan Guardiola adalah keinginan untuk menang. Meski begitu, mereka memiliki kepribadian yang berbeda dan perbedaan visi di sepakbola,” kata Eto’o mengutip dari The Sun, Rabu (20/5/2020).
Sekarang yang jadi pertanyaan, siapa yang lebih baik di antara Mourinho dan Guardiola? Jika ukurannya jumlah trofi dalam statusnya sebagai pelatih, Guardiola masih lebih baik ketimbang Mourinho.
Semenjak menjadi pelatih klub profesional pada 2008, Guardiola telah memenangkan 29 trofi dan dua di antaranya merupakan gelar Liga Champions. Sementara Mourinho, semenjak menjadi pelatih pada 2000, juru taktik berpaspor Portugal itu telah memenangkan 25 gelar.
(Fetra Hariandja)