“Saya adalah kapten dan saya adalah bagian dari dewan direksi. Saya berumur 23 tahun saat itu dan mereka berbicara kepada saya tentang keseimbangan klub, itu sangat menegangkan. Setiap hari para pemain akan bertanya kepada saya tentang upah mereka, karena mereka belum dibayar dalam enam, tujuh bulan,” sambung juara Piala Dunia 2006 itu.
“Itu menyakiti saya. Saya merasa diserang dan saya iri dengan para pemain asing. Ketika saya pergi ke Milan, saya hanya bermain sepakbola, karena saya tidak harus fokus pada hal lain, dan itu membebaskan," pungkas Nesta.
Nesta diboyong Milan dengan harga 31 juta euro. Pada saat itu, nominal tersebut tentunya sangat fantastis untuk seorang bek. Transfer tersebut tidak hanya menyelamatkan Nesta dari tekanan yang dihadapinya, namun juga membantu keuangan Lazio.
(Fetra Hariandja)